Berita

Bursa Efek Indonesia. (Foto: Istimewa)

Bisnis

IHSG-Rupiah Kompak Hijau, Sinyal Istana Bikin Pasar Sumringah?

JUMAT, 07 AGUSTUS 2026 | 18:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ke zona hijau pada perdagangan Jumat 6 Agustus 2026.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup di level 6.409 melonjak 65,9 poin atau 1,04 persen dari perdagangan sebelumnya.

Volume transaksi tercatat mencapai 37 miliar saham dan nilai mencapai Rp16 triliun, dengan frekuensi transaksi sebanyak 2,1 juta kali. Sementara itu kapitalisasi pasar menjadi Rp11.236 triliun.


Sebanyak 355 saham tercatat menguat, 235 saham melemah, sementara 203 saham lainnya stagnan.

Sementara itu di pasar valuta asing, Rupiah ikut menguat sore ini, dengan kembali di bawah level Rp18.000 per Dolar AS. 

Mengutip data Bloomberg, mata uang Garuda bergerak ke posisi Rp17.897 per Dolar AS, menguat 26 poin atau 0,15 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Penguatan ini terjadi setelah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan nama Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti masuk dalam bursa calon Gubernur BI definitif. 

"Nah, kalau apakah Ibu Destry salah satu yang diajukan, ini kan belum, belum ada pengajuan gitu. Bahwa apakah Ibu Destry salah satu yang dipertimbangkan atau nama yang termasuk dibahas, ya bisa kami sampaikan itu sudah pasti sebagai Pejabat Gubernur sementara itu," jelasnya di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.

Namun demikian, hingga kini Presiden Prabowo Subianto belum mengambil keputusan maupun mengirimkan Surat Presiden (Surpres) kepada DPR terkait pengajuan calon pimpinan bank sentral tersebut.

"Surpres pengajuan calon definitif Gubernur Bank Indonesia, sampai hari ini juga belum ada Surpres dari Bapak Presiden yang dikirim ke DPR berkenaan dengan hal tersebut. Karena masih sedang proses," kata dia. 

Menurutnya, Presiden Prabowo masih terus menghimpun berbagai pandangan sebelum menetapkan nama yang akan diajukan. 

"Jadi Bapak Presiden dalam waktu-waktu terakhir ini banyak berdiskusi, banyak menerima pendapat, banyak meminta masukan dalam kaitannya nanti pada waktunya untuk sesuai dengan mekanisme yang sudah diatur mengajukan ke DPR mengenai calon Gubernur BI definitif," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya