Berita

Menteri Kehutanan Raja Antoni menyapa petugas Manggala Agni. (Foto: Kemenhut)

Politik

Presiden Prabowo Instruksikan Langkah Cepat Cegah Karhutla Saat Musim Kemarau

JUMAT, 07 AGUSTUS 2026 | 09:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perlindungan masyarakat dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian serius pemerintah. Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

Arahan tersebut disampaikan Kepala Negara dalam rapat terbatas bersama kementerian dan lembaga terkait sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

“Perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto jelas, pemerintah siap melindungi warga negara kita dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Presiden juga mengatakan kalau kurang anggaran ditambahkan agar negara hadir untuk mencegah kebakaran hutan,” kata Menteri Kehutanan Raja Antoni, lewat keterangan resminya, Jumat, 7 Agustus 2026 .


Menhut mengingatkan karhutla tidak hanya merusak hutan, tetapi juga mengganggu kehidupan masyarakat. Menurutnya, karhutla dapat memicu ISPA, meliburkan sekolah, menghambat aktivitas ekonomi hingga mengganggu operasional bandara. 
“Ini tidak boleh terjadi lagi,” ujarnya.

Dia optimistis Indonesia mampu menekan angka karhutla meski El Nino tahun ini diperkirakan datang lebih cepat akibat perubahan iklim. 

“Mudah-mudahan tahun ini angka karhutla jauh lebih rendah dibandingkan 2023, dengan dampak yang seminimal mungkin bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga mengapresiasi Manggala Agni, BPBD, TNI, Polri, dan Masyarakat Peduli Api yang menjadi garda terdepan dalam pengendalian karhutla. Menurutnya, para petugas telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan nyawa untuk melindungi hutan dan masyarakat.

“Terus jalin komunikasi dan kolaborasi yang baik. Hanya dengan kolaborasi, persoalan besar seperti karhutla dapat kita selesaikan bersama,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya