Berita

Head of Wealth Management Bank Jago Nyoman Sukmawati dan Head of PR & Corporate Communication Bibit dan Stockbit William. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

3,6 Juta Nasabah Bank Jago Terhubung ke Ekosistem Bibit dan Stockbit

KAMIS, 06 AGUSTUS 2026 | 23:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kolaborasi PT Bank Jago Tbk dengan platform investasi Bibit dan Stockbit terus menunjukkan pertumbuhan. Hingga Juli 2026, jumlah nasabah yang terhubung dalam ekosistem ketiga platform tersebut mencapai 3,6 juta.

Head of Wealth Management Bank Jago Nyoman Sukmawati mengatakan angka ini meningkat tiga kali lipat dibandingkan saat kerja sama dimulai pada akhir 2022.

Sebelumnya, pada awal kolaborasi yang dimulai Desember 2022, jumlah nasabah yang tergabung dalam ekosistem Bank Jago, Bibit, dan Stockbit baru sekitar 1,2 juta.


"Jago, Bibit, Stockbit di usia kita yang kelima tahun itu kalau dilihat kita start di Desember 2022 itu kita punya 1,2 juta nasabah yang tergabung di dalam ekosistem dan itu terus bertumbuh sampai kita di posisi bulan Juli (2026), kita sudah memiliki 3,6 juta nasabah yang terkoneksi di dalam ekosistem Jago, Bibit, dan Stockbit," kata Nyoman di Jakarta, Kamis 6 Agustus 2026.

Seiring pertumbuhan tersebut, jumlah pengguna Rekening Dana Nasabah (RDN) Bank Jago yang telah terintegrasi dengan Bibit dan Stockbit juga mendekati 2 juta pengguna.

"Nasabah menunjukkan minat terhadap berbagai instrumen investasi sesuai kebutuhan dan profil risiko masing-masing," tambah Nyoman.

Dari sisi komposisi portofolio, investasi nasabah masih didominasi instrumen saham dengan porsi 48,4 persen. Reksa dana berada di posisi berikutnya sebesar 38,6 persen, sementara obligasi menyumbang 13 persen.

Jika dilihat dari volume transaksi, saham menjadi instrumen yang paling aktif diperdagangkan dengan kontribusi mencapai 88 persen. Adapun transaksi reksa dana mencapai 11,9 persen, sedangkan sisanya berasal dari obligasi.

Sementara itu, Head of PR & Corporate Communication Bibit dan Stockbit William menilai peningkatan jumlah nasabah tidak lepas dari semakin besarnya minat masyarakat untuk berinvestasi, khususnya di kalangan investor ritel dan generasi muda.

Menurutnya, hingga akhir semester I 2026 jumlah investor di pasar modal Indonesia telah mendekati 30 juta. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa investasi kini semakin menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat dalam membangun kesehatan finansial sekaligus mempersiapkan masa depan.

"Karena itulah, kolaborasi Bibit-Stockbit bersama Bank Jago dalam menghadirkan pengalaman investasi yang aman, mudah dipahami, dan terintegrasi menjadi sangat penting dan relevan,” ujar William.

William menambahkan, Bibit dan Stockbit saat ini telah melayani lebih dari 10 juta pengguna, dengan hampir 90 persen di antaranya berasal dari generasi milenial dan Gen Z. 

Tingginya adopsi platform investasi digital di kelompok usia produktif tersebut turut didukung kemudahan integrasi layanan Bank Jago, termasuk proses pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN).

“Kolaborasi ini bukan hanya mengenai integrasi bisnis dan teknologi, tetapi memberikan pilihan investasi sesuai dengan profil risiko, kondisi keuangan, dan tujuan keuangan tiap individu,” pungkas William.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya