Berita

Ruang kelas kosong akibat banyaknya siswa yang diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Rembang. (Foto: RMOLJateng/Rubadi)

Nusantara

Korban Dugaan Keracunan MBG di Rembang Tembus 299 Orang

KAMIS, 06 AGUSTUS 2026 | 16:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Rembang, hingga Kamis 6 Agustus 2026 mencapai 299 orang, yang terdiri atas siswa, guru, dan staf sekolah.

Person in Charge (PIC) Penyaluran MBG Dinas  Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Rembang, Ngadiyono, mengatakan, gelombang pasien dengan keluhan diare akut dan dehidrasi terus bertambah sejak Rabu malam, 5 Agustus 2026. 

Seluruh korban berasal dari sekolah yang menerima distribusi makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mondoteko.


PIC Mitra Dapur SPPG Mondoteko 3 Rembang, M. Azhair menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh korban, orang tua siswa, dan pihak sekolah. I

"Kami menyampaikan permintaan maaf yang mendalam dan akan mengganti seluruh biaya pengobatan seluruh siswa terdampak dugaan keracunan MBG ini," kata Azhair, dikutip dari RMOLJateng.

Azhair juga mengimbau orang tua siswa yang terdampak segera berkoordinasi dengan pihak sekolah agar proses pendataan dan penanganan kompensasi medis dapat berjalan lebih cepat.

Berdasarkan pendataan, di SMP Negeri 5 Rembang terdapat 253 siswa izin sakit, enam guru menjalani perawatan inap, serta seorang staf tata usaha turut mengalami gejala serupa.

Sementara di SD Islam Nawawiyah Tasikagung sebanyak 30 murid dilaporkan sakit, terdiri atas 17 siswa pada hari pertama dan 13 siswa tambahan pada hari berikutnya. 

Adapun di SMP Islam Nawawiyah tercatat 12 siswa dan empat guru mengalami gejala yang diduga akibat keracunan makanan.

Untuk pasien yang menjalani perawatan inap, empat siswa dirawat di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, seorang siswa dirawat di RS Bhina Bhakti Husada, dan seorang guru menjalani perawatan di Puskesmas Sulang.

Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang menerjunkan dua tim medis yang melakukan pemeriksaan langsung ke ruang-ruang kelas serta memberikan penanganan kepada siswa yang mengalami keluhan.

Dindikpora Rembang memastikan seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung oleh mitra pengelola dapur SPPG Mondoteko.

Dugaan sementara, insiden ini berkaitan dengan paket menu MBG yang berisi nasi, telur balado, oseng tempe, semangka, dan susu. 

Sampel sisa makanan telah diamankan Dinas Kesehatan Rembang untuk menjalani uji laboratorium guna memastikan penyebab kejadian.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya