Berita

Keluarga korban yang mencari data nama keluarga korban kebakaran Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 2. (Foto: RMOL Jatim)

Nusantara

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

MINGGU, 02 AGUSTUS 2026 | 21:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Suasana haru dan cemas menyelimuti Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Belasan keluarga korban Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 2 mulai memadati pelabuhan untuk mencari kejelasan nasib kerabat mereka usai insiden kebakaran hebat di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Minggu, 2 Agustus 2026.

Di tengah kesedihan keluarga, terkuak dugaan indikasi pelanggaran prosedur keselamatan. Sejumlah penumpang diduga berlayar tanpa terdaftar dalam manifes resmi kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran tersebut.

Salah seorang warga Gresik, Devi, mengaku bergegas menuju pelabuhan usai mendapat kabar suaminya, Deni Vristiawan (39), yang berlayar bersama lima rekannya rute Tanjung Perak–Makassar menjadi korban dalam musibah itu.


"Saya baru mendapat kabar dari live TikTok," kata Devi di lokasi Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu, 2 Agustus 2026.

Kepanikan senada dirasakan Samparia, warga asal Makassar, yang namanya juga dikabarkan tidak tercantum dalam manifes resmi.

Sementara itu, Susilo, seorang pemilik perusahaan ekspedisi di Pelabuhan Tanjung Perak, juga terus bertahan di lokasi demi menunggu kepastian nasib lima karyawannya yang mengawal muatan ternak.

"Dari pegawai yang mengirim kuda dan kambing, empat orang sudah dinyatakan selamat. Satu orang lagi belum diketahui keberadaannya," beber Susilo.

Berdasarkan data Basarnas, total korban dalam tragedi ini mencapai 232 orang. Sebanyak 227 korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara 5 orang dilaporkan meninggal dunia.

Proses evakuasi dan penjemputan dilakukan secara bertahap oleh sejumlah kapal perbantuan di tengah laut. Kapal Meratus mengangkut 109 korban selamat dan 2 jenazah.

Selain itu, TB Hasnur menampung 26 korban selamat dan 1 meninggal dunia, Kapal Meratus Projek mengevakuasi 13 korban selamat dan 1 meninggal dunia, serta Kapal Alcon Daniel mengangkut 1 jenazah.

Guna mengantisipasi kedatangan para korban di Tanjung Perak, otoritas terkait telah menyiagakan lima unit mobil jenazah serta menunjuk RS PHC Surabaya sebagai rumah sakit rujukan utama penanganan medis.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya