Berita

Mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi dan putera sulungnya sekaligus Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)

Politik

Jokowi Jaga Gibran Tetap Relevan agar Politiknya Tak Wassalam

MINGGU, 02 AGUSTUS 2026 | 09:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Aktivitas politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang belakangan kembali intens dinilai bukan sekadar untuk membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Di balik itu, terdapat kepentingan yang lebih besar, yakni menjaga relevansi politik putranya, Gibran Rakabuming Raka, menjelang Pemilu 2029.

Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai Jokowi harus tetap aktif di panggung politik agar pengaruhnya tidak memudar setelah lengser dari kursi presiden.

"Kenapa Jokowi kini melakukan aktivitas politik? Karena kalau Jokowi tidak melakukan kegiatan politik, tidak membesarkan PSI, dan tidak menghidupkan kembali kartu politiknya, maka pasca-2029 politik Jokowi akan selesai. Jokowi dianggap tidak relevan dan pastinya tidak akan punya momentum politik," kata Adi, lewat kanal Youtube miliknya, Minggu, 2 Agustus 2026.


Menurut Adi, langkah Jokowi saat ini erat kaitannya dengan upaya menjaga eksistensi politik Gibran pada kontestasi politik mendatang.

Ia berpandangan, Jokowi ingin memastikan Gibran tetap menjadi figur yang diperhitungkan, termasuk membuka peluang kembali mendampingi Presiden Prabowo Subianto atau tokoh lain sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2029.

"Jadi upaya Jokowi agar Gibran terus relevan. Supaya Gibran kembali menjadi wakil presiden Prabowo untuk kedua kalinya, sehingga eksistensi dan kekuatan politik Jokowi di masa yang akan datang terus diperhitungkan," ujarnya.

Adi menilai skenario tersebut sangat bergantung pada keberhasilan PSI dalam Pemilu 2029. Jika partai yang dipimpin Kaesang Pangarep gagal lolos ke parlemen dan Gibran tidak lagi berkompetisi dalam pemilihan nasional, maka pengaruh politik Jokowi dinilai akan ikut meredup.

"Kalau tanpa itu semua, Gibran tidak maju, tidak berkompetisi di 2029, PSI tidak lolos ke parlemen, maka jalan cerita Jokowi sejak saat itu akan selesai, tamat, dan wassalam," katanya.

Sebaliknya, apabila Jokowi mampu mengantarkan PSI menembus parlemen dan menjaga posisi tawar Gibran dalam kontestasi nasional, maka mantan Wali Kota Solo itu akan tetap menjadi salah satu aktor penting dalam politik Indonesia.

"Tetapi sebaliknya, kalau Jokowi mampu mengantarkan PSI lolos ke parlemen dan membuat Gibran kembali relevan, misalnya menjadi calon wakil presiden, itulah yang ingin ditunjukkan Jokowi, bahwa dirinya tetap relevan dalam konteks politik nasional," pungkas Adi.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya