Berita

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Politik

Hoegeng Awards 2026 Dinilai Jadi Momentum Perkuat Integritas Polri

SABTU, 01 AGUSTUS 2026 | 14:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penyelenggaraan Hoegeng Awards 2026 dinilai menjadi momentum penting untuk membangun budaya keteladanan, integritas, dan profesionalisme di tubuh Polri.

Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Persatuan Ummat Islam (PUI), Irfan Ahmad Fauzi. Menurutnya, penghargaan yang diberikan kepada anggota Polri berprestasi dapat mendorong semangat pengabdian sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"PUI mengapresiasi penyelenggaraan Hoegeng Awards 2026 yang terus menghadirkan teladan-teladan terbaik di tubuh Polri. Penghargaan seperti ini penting untuk menumbuhkan semangat integritas, profesionalisme, dan pengabdian yang menjadi fondasi utama pelayanan kepada masyarakat," ujar Irfan dalam keterangannya kepada media, dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu, 1 Agustus 2026.


Irfan menilai proses seleksi yang melibatkan ribuan usulan dari masyarakat, verifikasi lapangan, serta Dewan Pakar Independen menunjukkan objektivitas sekaligus kuatnya keterlibatan publik dalam ajang tersebut.

"Ketika masyarakat diberi ruang untuk mengusulkan sosok polisi yang dinilai layak diapresiasi, maka penghargaan ini bukan hanya menjadi pengakuan institusi, tetapi juga cerminan kepercayaan publik terhadap anggota Polri yang bekerja dengan tulus dan berintegritas," katanya.

Ia juga menyambut positif beragam kategori yang diberikan, mulai dari dedikasi, inovasi, perlindungan kelompok rentan, pengabdian di perbatasan, hingga integritas. Menurutnya, keberagaman kategori tersebut menunjukkan bahwa pengabdian anggota Polri hadir di berbagai lapisan masyarakat.

"Pengabdian seorang polisi tidak hanya diukur dari keberhasilannya menegakkan hukum, tetapi juga dari kemampuannya melindungi kelompok rentan, menghadirkan inovasi pelayanan, membangun kedekatan dengan masyarakat, serta menjaga integritas dalam setiap amanah yang diemban. Nilai-nilai inilah yang diwariskan oleh Jenderal Hoegeng dan harus terus dirawat," ungkapnya.

Irfan berharap pemberian penghargaan tersebut berjalan beriringan dengan evaluasi dan pembinaan yang tegas terhadap anggota yang melakukan pelanggaran. Menurutnya, keseimbangan antara apresiasi dan penegakan disiplin penting untuk memperkuat budaya meritokrasi di tubuh Polri.

"Apresiasi kepada personel berprestasi harus berjalan beriringan dengan pembinaan, pengawasan, dan evaluasi terhadap anggota yang melakukan pelanggaran. Dengan demikian, budaya meritokrasi akan semakin kuat, anggota yang berprestasi memperoleh penghargaan yang layak, sementara pelanggaran ditindak secara tegas. Inilah yang akan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri," tegasnya.

PUI juga mendukung pesan Kapolri agar semangat keteladanan Jenderal Hoegeng diwujudkan sebagai budaya kerja nyata, bukan sekadar menjadi nama sebuah penghargaan.

"Bangsa ini membutuhkan semakin banyak aparat penegak hukum yang jujur, berani, humanis, dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi. Kami berharap semangat Hoegeng tidak hanya menjadi nama sebuah penghargaan, tetapi benar-benar menjadi budaya kerja yang tumbuh di setiap lini kepolisian," tutup Irfan.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya