Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

Wall Street Menutup Juli dengan Positif

SABTU, 01 AGUSTUS 2026 | 08:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wall Street berhasil menutup perdagangan Juli dengan nada positif. Lonjakan tajam saham Amazon setelah merilis laporan keuangan yang melampaui ekspektasi menjadi motor utama penguatan bursa saham Amerika Serikat (AS), meski pasar masih dibayangi kenaikan imbal hasil obligasi, tingginya harga minyak, dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Pada penutupan perdagangan Jumat, 31 Juli 2026, waktu setempat, Dow Jones Industrial Average naik 0,53 persen atau 276,97 poin ke level 52.485,03. S&P 500 menguat 0,7 persen ke 7.489,72, sementara Nasdaq Composite naik 1 persen dan ditutup di 25.373,85.

Penguatan pasar dipimpin oleh saham Amazon yang melesat sekitar 15 persen setelah perusahaan membukukan pendapatan kuartal II yang melampaui ekspektasi analis. Kinerja kuat bisnis komputasi awan (cloud) Amazon Web Services (AWS) kembali meningkatkan optimisme investor terhadap prospek investasi di sektor kecerdasan buatan (AI).


Sebaliknya, saham Apple tertekan lebih dari 7 persen. Meski pendapatan kuartalan perusahaan melampaui perkiraan berkat lonjakan penjualan iPhone, pasar kecewa karena pendapatan dari bisnis layanan (services) tidak memenuhi ekspektasi.

Sentimen positif juga datang dari Microsoft yang melanjutkan reli setelah sehari sebelumnya melonjak tajam berkat laporan pertumbuhan bisnis cloud Azure yang lebih kuat dari perkiraan. Sepanjang Juli, saham Microsoft tercatat naik lebih dari 20 persen, menjadi kenaikan bulanan terbesar sejak Oktober 2007.

Namun, sektor semikonduktor masih berada di bawah tekanan. ETF VanEck Semiconductor (SMH) anjlok sekitar 16,9% sepanjang Juli, menjadi penurunan bulanan terdalam sejak 2008. Sementara itu, Nasdaq-100 juga mencatat penurunan sekitar 7% selama Juli, terburuk sejak Maret 2025.

Pelaku pasar masih berhati-hati karena kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Imbal hasil Treasury tenor 30 tahun naik ke sekitar 5,25 persen, level tertinggi sejak 2007, sedangkan Treasury tenor 10 tahun menembus 4,7 persen, tertinggi sejak Januari 2025.

Kenaikan imbal hasil terjadi setelah investor mulai meragukan kemampuan Federal Reserve menekan inflasi. Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan bank sentral tetap berkomitmen mengendalikan inflasi, namun mengakui tidak memiliki solusi instan.

Meski sempat mengalami volatilitas tinggi sepanjang pekan, bursa saham AS tetap mencatat kinerja positif. Dow Jones dan S&P 500 masing-masing menguat sekitar 1 persen dalam sepekan, sementara Nasdaq naik sekitar 1,6 persen.

Secara bulanan, Dow Jones menjadi satu-satunya indeks utama yang masih membukukan kenaikan, yakni 0,3 persen, sekaligus memperpanjang tren positif menjadi empat bulan berturut-turut. Sebaliknya, S&P 500 turun tipis 0,1 persen, sedangkan Nasdaq melemah sekitar 3,2 persen sepanjang Juli.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya