Berita

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini. (Foto: Dok. Telkom)

Bisnis

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

JUMAT, 31 JULI 2026 | 21:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Transformasi bisnis yang dijalankan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sebagai bagian dari Danantara Indonesia mulai membuahkan hasil. Hingga semester I 2026, Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun atau tumbuh 3,9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kinerja positif itu diikuti kenaikan EBITDA sebesar 3,8 persen secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp37,5 triliun dengan margin 49,4 persen. Sementara laba bersih tercatat Rp10,6 triliun atau naik 1,4 persen YoY.

Adapun laba bersih yang telah dinormalisasi mencapai Rp11,3 triliun atau meningkat 6,2 persen YoY. Perseroan juga mencatat arus kas operasional sebesar Rp34,9 triliun atau tumbuh 7 persen YoY.


Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini mengatakan, pencapaian tersebut menunjukkan transformasi perusahaan melalui strategi TLKM 30 berjalan sesuai rencana dan memperkuat posisi Telkom sebagai pemimpin ekosistem digital nasional.

"Komitmen dan dedikasi kami dalam mengakselerasi transformasi digital melalui strategi TLKM 30 tercermin dari pertumbuhan yang berhasil kami capai pada semester pertama tahun ini. Pencapaian tersebut semakin memperkuat optimisme kami untuk terus mempercepat transformasi sekaligus memperkuat peran Telkom sebagai pemimpin ekosistem digital Indonesia," ujar Dian dalam keterangan tertulis, Jumat, 31 Juli 2026.

Dari sisi bisnis konsumer, Telkomsel membukukan pendapatan Rp55,6 triliun atau tumbuh 3,3 persen YoY. Pertumbuhan didorong kenaikan pendapatan digital business data sebesar 11 persen.

Average Revenue Per User (ARPU) layanan seluler juga meningkat 9 persen menjadi Rp45.600, seiring meningkatnya konsumsi layanan data selama libur sekolah dan penyelenggaraan Piala Dunia.

Di layanan fixed broadband, ARPU IndiHome naik 3,4 persen secara kuartalan menjadi Rp211 ribu, sementara rasio konvergensi pelanggan meningkat menjadi 65 persen.

Pada segmen B2B Infrastructure, Telkom membukukan pendapatan Rp33,1 triliun atau tumbuh 19 persen YoY. Sementara Mitratel mencatat pendapatan Rp4,7 triliun dengan jumlah penyewa menara meningkat menjadi 63.866 dan tenancy ratio mencapai 1,57 kali.

Telkom juga terus memperkuat bisnis data center melalui NeutraDC untuk menjawab meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital, termasuk layanan berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Sepanjang semester I 2026, Telkom merealisasikan belanja modal (capital expenditure/Capex) sebesar Rp10,8 triliun. Lebih dari 96 persen dialokasikan untuk memperkuat bisnis prioritas di segmen B2C, B2B Infrastructure, dan International Business.

Dian menegaskan, sebagai bagian dari Danantara Indonesia, Telkom akan terus mempercepat transformasi dan investasi di sektor digital guna memperkuat daya saing nasional.

"Telkom sebagai bagian dari Danantara Indonesia akan terus mengakselerasi transformasi dan memperkuat investasi pada kapabilitas digital guna menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi katalis pertumbuhan lintas sektor dan memperkuat ketahanan ekonomi digital nasional," tutup Dian.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya