Berita

Desk Ketenagakerjaan Polri bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyelesaikan sengketa PHK di PT Amos Indonesia. (Foto: Dok. Humas Polri)

Politik

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

KAMIS, 23 JULI 2026 | 16:03 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Penyelesaian sengketa pemutusan hubungan kerja (PHK) di PT Amos Indonesia berhasil dilakukan oleh Desk Ketenagakerjaan Polri bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Sebanyak 134 mantan pegawai dipastikan menerima total pesangon senilai Rp12,7 miliar yang disesuaikan dengan masa kerja masing-masing.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menjelaskan, keputusan tersebut diambil usai pemerintah, manajemen perusahaan serta serikat pekerja duduk bersama menempuh jalur mediasi sekitar tiga pekan.

"Kami sudah berhasil memediasi antara PT Amos Indonesia dengan serikat pekerja hampir lebih kurang 134 orang," kata Afriansyah di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Kamis 23 Juli 2026.


Menurut Afriansyah, total pesangon yang disepakati mencapai Rp12,7 miliar dengan besaran yang berbeda-beda sesuai masa kerja para pegawai.

Afriansyah mengapresiasi peran Polri dalam mengawal proses mediasi hingga tercapai kesepakatan.

Kepala Desk Ketenagakerjaan Bareskrim Polri Brigjen Muhammad Irhamni menambahkan, penyelesaian persoalan ini sebagai bentuk arahan Kapolri agar perkara yang telah berlarut-larut dapat diselesaikan

"Kesepakatan ini menjadi win-win solution kedua belah pihak, baik pengusaha ataupun rekan-rekan pekerja," ujar Irhamni.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya