Berita

Wapres Gibran Rakabuming Raka menghadiri sidang kabinet di Istana Negara pada Senin 20 Juli 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

Posisi Duduk Gibran Tak Semeja dengan Prabowo, Tanda Hubungan Retak?

RABU, 22 JULI 2026 | 12:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Posisi duduk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 20 Juli 2026, menuai sorotan publik. Pasalnya, Gibran tidak duduk semeja dengan Presiden Prabowo Subianto.

Pengamat politik sekaligus Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai perbedaan posisi duduk tersebut memunculkan berbagai spekulasi di ruang publik.

"Jangan-jangan ini menjadi tanda-tanda bahwa posisi wakil presiden semakin terpinggirkan, tidak mendapatkan tempat, dan seterusnya," kata Adi melalui kanal YouTube miliknya, Rabu, 22 Juli 2026.


Menurut Adi, di media sosial bahkan berkembang narasi yang mengaitkan pengaturan posisi duduk tersebut dengan hubungan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.

"Ada juga di media sosial yang membangun narasi, jangan-jangan ini menjadi garis tegas bahwa sebenarnya hubungan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran sedang tidak baik-baik saja," ujarnya.

Meski demikian, Adi mengingatkan bahwa spekulasi tersebut belum tentu benar. Ia juga mengutip penjelasan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang menegaskan pengaturan posisi duduk dalam sidang kabinet semata-mata dilakukan karena kebutuhan teknis dan tidak berkaitan dengan persoalan politik.

Kendati demikian, Adi mengakui isu tersebut telah berkembang menjadi perbincangan hangat di media sosial.

"Tentu saya tidak mau berspekulasi. Tapi sebagai warga negara biasa tentu berharap semoga semuanya baik-baik saja, dan rasa-rasanya hubungan Presiden dan Wakil Presiden itu baik-baik saja," tandasnya.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya