Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Samir Bukukan Pembiayaan Rp2,3 Triliun, Jumlah Peminjam Ikut Bertambah

RABU, 22 JULI 2026 | 10:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Platform pinjaman daring (Pindar) Samir membukukan penyaluran pembiayaan sebesar Rp2,3 triliun pada semester pertama 2026, naik 84 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jumlah peminjam (borrower) juga meningkat 13 persen secara tahunan.

Direktur Utama Samir, Handy Juniandri, mengatakan pertumbuhan tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam memperluas inklusi keuangan dengan tetap mengedepankan tata kelola dan kualitas pembiayaan.

Sebagai platform yang sudah berizin dan diawasi oleh OJK, Samir memandang bahwa pertumbuhan pembiayaan harus berjalan beriringan dengan penguatan tata kelola perusahaan yang baik, tetap menjaga kualitas pembiayaan dan manajemen mitigasi risiko yang disiplin,. 


"Kami percaya, pertumbuhan yang kuat akan terus terakselerasi melalui kolaborasi lintas lembaga keuangan, perluasan pembiayaan ke luar Pulau Jawa, dan penyaluran pembiayaan yang semakin berorientasi pada sektor produktif dalam membantu keberlangsungan bisnis usaha maupun kemajuan ekonomi UMKM,” kata Handy di Jakarta, dikutip redaksi Rabu, 22 Juli 2026.

Hingga kini, Samir telah didukung 11 institutional lender, termasuk tiga bank, yakni PT Bank Neo Commerce Tbk, PT Super Bank Indonesia Tbk, dan PT Bank Sahabat Sampoerna. Menurut Handy, kehadiran ketiga bank tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan institusi keuangan terhadap infrastruktur dan sistem mitigasi risiko yang dimiliki Samir.

Perusahaan juga terus membuka peluang kolaborasi melalui skema channeling dan tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah bank untuk memperkuat sumber pendanaan.

“Kami selalu membuka diri untuk berkolaborasi dengan bank-bank lain maupun layanan keuangan formal lainnya yang ada saat ini dengan skema channeling untuk menciptakan ekosistem pendanaan yang lebih stabil, efisien dan terus tumbuh berkelanjutan. Berikutnya, kami sedang menjajaki kerja sama strategis baru dengan beberapa bank lainnya untuk menjadi institutional lender Samir, tentu dengan tetap memperhatikan penguatan manajemen risiko, tata kelola yang baik, dan selalu mengedepankan prinsip perlindungan terhadap konsumen,” ujar Handy.

Dari sisi penyaluran, porsi pembiayaan di luar Pulau Jawa terus meningkat. Meski Jawa masih mendominasi sekitar 69 persen dari total portofolio, kontribusi Sumatra telah mencapai 17 persen, disusul pertumbuhan yang merata di Sulawesi, Kalimantan, Bali dan Nusa Tenggara, Papua, hingga Maluku yang kini menyumbang sekitar 1 persen.

“Selebihnya penyaluran pembiayaan Samir juga mengalami kenaikan di Pulau Kalimantan, Pulau Bali dan Nusa Tenggara, Pulau Papua, dan terakhir di Pulau Maluku yang sudah menembus di angka 1 persen. Samir berkomitmen untuk dapat menjadi jembatan bagi jutaan orang dan UMKM yang berharap dapat memperoleh modal usaha untuk tumbuh dan sekaligus menjadi mitra aktif bersama OJK maupun asosiasi dalam membangun kepercayaan masyarakat luas,” tambah Handy.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya