Berita

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin saat jumpa pers. (Foto: tangkapan layar)

Politik

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

RABU, 22 JULI 2026 | 10:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur secara mendadak mengusung KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai calon ketua umum yang akan bertarung dalam Muktamar ke-35 NU di Jombang.

Padahal kehadiran para pengurus cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) semula ditujukan untuk mengikuti sosialisasi dan konsolidasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang. 

Namun, forum tersebut berubah ketika muncul deklarasi dukungan kepada KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai calon Ketua Umum PBNU periode 2026-2031. Situasi itu memicu protes dari sejumlah peserta yang menilai agenda deklarasi tidak pernah disampaikan dalam undangan


Dalam forum yang digelar pada Selasa, 21 Juli 2026 tersebut, Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur KH Anwar Manshur, Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, tidak tampak hadir. 

Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU sekaligus Sekretaris Steering Committee (SC), Prof. KH Muhammad Nuh, hadir untuk menyampaikan sosialisasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU dan tidak menyinggung pencalonan Ketua PWNU Jawa Timur Gus Kikin sebagai calon Ketua Umum PBNU.

Sebelumnya, dalam sejumlah kesempatan, KH Abdul Hakim Mahfudz menyatakan kesiapannya maju sebagai bakal calon Ketua Umum PBNU periode 2026-2031. Menurutnya, langkah tersebut merupakan amanah yang diberikan PWNU Jawa Timur dan didukung oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Timur menjelang Muktamar ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung di Jombang pada Agustus 2026.

“Saya nyatakan saya tidak akan mencalonkan diri. Kalau saya ditugaskan ya mau tidak mau memang harus terima. Oleh karena itu saya sampaikan, saya nyatakan saya bersiap-siap," kata Gus Kikin saat jumpa pers di Kantor PWNU Jawa Timur.

Gus Kikin pernah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Pj) Ketua PWNU Jawa Timur setelah ditunjuk PBNU menggantikan KH Marzuki Mustamar yang diberhentikan pada 28 Desember 2023. 

Selanjutnya, dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) PWNU Jawa Timur yang digelar di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, pada 3 Agustus 2024, Gus Kikin ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua PWNU Jawa Timur masa khidmat 2024-2029.

Menjelang dua tahun kepemimpinannya, Gus Kikin kini mendapat penugasan dari PWNU Jawa Timur untuk maju sebagai bakal calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU.
Namun, penugasan tersebut memunculkan beragam tanggapan di internal NU Jawa Timur. 

Sejumlah pengurus wilayah dan pengurus cabang berharap Gus Kikin tetap memusatkan perhatian pada penguatan organisasi di tingkat provinsi hingga masa khidmatnya berakhir. Mereka menilai masih terdapat sejumlah agenda organisasi dan program yang perlu diperkuat agar manfaatnya semakin dirasakan oleh jam'iyah dan jamaah di Jawa Timur.

Harapan tersebut muncul mengingat Jawa Timur merupakan basis terbesar Nahdlatul Ulama yang selama ini dikenal aktif melahirkan berbagai program dan gerakan organisasi. Karena itu, sebagian kalangan berharap kepemimpinan PWNU Jawa Timur dapat meninggalkan capaian dan program yang menjadi warisan (legacy) bagi keberlanjutan organisasi di masa mendatang.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya