Berita

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan (tengah). (Foto: Humas Pertamina)

Bisnis

Pertamina Pastikan Kelancaran Penerbangan Lewat Penguatan Layanan Avtur

RABU, 22 JULI 2026 | 05:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, memastikan kesiapan operasional Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang dalam menjaga keandalan pasokan avtur guna mendukung kelancaran transportasi udara di Sumatera Selatan.
 
Peninjauan tersebut dilakukan dalam rangkaian Management Walkthrough (MWT) sebagai bagian dari upaya memastikan operasional berjalan aman, andal, dan memenuhi standar keselamatan, sekaligus mendorong perbaikan berkelanjutan di seluruh fasilitas operasional Pertamina.
 
Saat meninjau AFT SMB II pada Senin, 20 Juli 2026, Mochamad Iriawan mengapresiasi kinerja para perwira Pertamina yang terus menjaga keandalan layanan avtur, terutama pada periode mobilitas penerbangan yang tinggi.
 

 
"Keandalan operasional di AFT SMB II harus terus dijaga karena menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran transportasi udara dan terpenuhinya kebutuhan energi sektor penerbangan. Bagi Pertamina, setiap layanan yang andal pada akhirnya bermuara pada pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujar Mochamad Iriawan.
 
Ia juga mengapresiasi keberhasilan AFT SMB II dalam menjaga On-Time Performance (OTP), khususnya saat menghadapi lonjakan permintaan pada masa Ramadan dan Idulfitri, Natal dan Tahun Baru, maupun musim penerbangan haji.
 
"Ketepatan waktu pengisian avtur pada periode-periode dengan mobilitas tinggi merupakan bukti dedikasi dan profesionalisme seluruh tim. Keandalan layanan ini berkontribusi menjaga kelancaran operasional penerbangan sekaligus memberikan kepastian layanan bagi masyarakat," ujar Iwan Bule akrab disapa.
 
Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, khususnya pada periode Natal dan Tahun Baru, Idulfitri, serta musim haji, kebutuhan avtur di AFT SMB II juga terus meningkat. Sepanjang tahun 2025, AFT SMB II mencatat total penyaluran avtur sebesar 34.594 kiloliter.
 
Untuk memastikan seluruh kebutuhan tersebut terpenuhi, AFT SMB II didukung tujuh unit mobil refueler yang bersiaga penuh di apron bandara.
 
Menurut Mochamad Iriawan, kesiapan infrastruktur, personel, dan sistem operasional menjadi faktor penting agar Pertamina dapat merespons peningkatan kebutuhan energi, khususnya pasa masa lonjakan (peak season) secara cepat, aman, dan optimal, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.
 
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa Management Walkthrough bukan sekadar agenda inspeksi, melainkan wadah untuk memastikan budaya keselamatan kerja berjalan secara konsisten, memperkuat mitigasi risiko, serta mendorong penyempurnaan operasional secara berkelanjutan. 
 
Ia juga menginstruksikan penguatan kesiapsiagaan melalui pengujian berkala sistem proteksi kebakaran, peningkatan manajemen risiko, serta optimalisasi pemanfaatan sistem Digital Ground Operation (DGO) atau PADMA untuk memantau proses pengisian hingga validasi transaksi secara real time. Digitalisasi tersebut diharapkan semakin meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas layanan avtur di Bandara SMB II Palembang.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya