Berita

Anggota Komisi XII DPR RI, Eddy Soeparno. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

DPR Minta Masyarakat Tidak Panik soal Ketersediaan BBM

RABU, 22 JULI 2026 | 03:13 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Anggota Komisi XII DPR RI Eddy Soeparno menyikapi terjadinya antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah daerah yang dipicu gangguan distribusi akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah. 

"Kalau dilihat dari pemenuhan kebutuhan, volumenya sudah mencukupi untuk konsumsi BBM di dalam negeri. Namun, terjadi disrupsi akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah yang turut mengganggu transportasi," kata Eddy di Kompleks Parlemen, dikutip Rabu, 22 Juli 2026. 

Menurut Wakil Ketua Umum PAN itu, ketidakpastian armada pengangkut dan keterlambatan kedatangan kapal membuat distribusi menuju terminal BBM dan kilang di Indonesia ikut terganggu. Dampaknya, pasokan ke sejumlah daerah terlambat sehingga memicu antrean di tingkat konsumen.


Meski demikian, Eddy meminta masyarakat tidak khawatir karena persoalan tersebut hanya menyangkut waktu distribusi.

"Kalau dilihat dari volumenya, saya kira tidak perlu khawatir karena kebutuhan akan terpenuhi. Persoalannya hanya masalah waktu," ujarnya.

Eddy mengungkapkan Komisi XII DPR RI telah bertemu dengan PT Pertamina (Persero) untuk membahas kondisi tersebut. Dalam pertemuan itu, Pertamina menyatakan siap mempercepat penyaluran BBM sekaligus meningkatkan pengolahan minyak di kilang agar pasokan kembali normal.

"Saya percaya Pertamina memiliki kesiapan untuk mengatasinya. Mereka menyatakan akan mempercepat proses penyaluran serta pengolahan di kilang," tuturnya.

Ia berharap langkah tersebut segera berdampak pada berkurangnya antrean BBM di berbagai wilayah.

"Saya berharap dalam satu hingga dua minggu ke depan, persoalan antrean BBM dapat berkurang secara signifikan seiring distribusi yang kembali lancar," pungkasnya.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya