Berita

Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan ke Malang, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

Politik

Sesuai Arahan Presiden, Panglima TNI Siap Bantu Tangani Sampah

RABU, 22 JULI 2026 | 00:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan TNI beserta Polri, seluruh kementerian, hingga kepala daerah untuk turun tangan langsung mengatasi masalah sampah di seluruh Indonesia.

Hal ini menjadi salah satu pesan yang disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri panen raya serentak program ketahanan pangan bersama TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat 17 Juli 2026.

Dalam kunjungannya Kepala Negara sempat meninjau area mesin pengolahan sampah jenis MOTAH untuk melihat proses pengolahan limbah sekaligus mendengarkan penjelasan dari personel TNI. 


Dalam peninjauan tersebut, Prabowo didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Pengelolaan sampah MOTAH atau Mesin Olah Runtah yang ada di lingkungan TNI AU ini memanfaatkan teknologi insinerator buatan anak bangsa. Mesin ini beroperasi secara mandiri tanpa memerlukan bahan bakar maupun listrik, mampu memusnahkan hingga 1 ton sampah per jam, serta menghasilkan abu yang dapat didaur ulang menjadi material bangunan. 

Sistem MOTAH telah dikembangkan secara masif yang telah tersebar di 64 kabupaten dan kota yang memiliki fasilitas pengolahan terpadu berkapasitas hingga 100 ton.

Prabowo pada kesempatan itu juga menegaskan, komitmen pemerintah dalam menyelesaikan persoalan sampah secara menyeluruh sebelum 2029, sebagaimana ditargetkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. 

Menyikapi arahan Presiden Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menginstruksikan seluruh jajaran TNI untuk terlibat aktif dalam penanganan sampah nasional melalui penguatan gerakan kebersihan fisik serta pemanfaatan teknologi inovatif ramah lingkungan.

"Langkah ini menyelaraskan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan perang terhadap sampah demi mencapai target Indonesia bersih sebelum tahun 2029," kata Jenderal Agus dalam keterangan tertulis, Selasa 22 Juli 2026.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya