Berita

Wakapolres Lampung Barat, Kompol Abdul Rasyid (tengah). (Foto: RMOLLampung/Sony Halilingga)

Presisi

Polres Lampung Barat Bidik Titik Rawan LGBT

SELASA, 21 JULI 2026 | 17:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wakapolres Lampung Barat, Kompol Abdul Rasyid menegaskan bahwa Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) bertentangan dengan hukum dan norma yang berlaku di Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan Kompol Rasyid usai menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Lampung Barat, Selasa 21 Juli 2026.

Menurut Kompol Rasyid, keberadaan LGBT tidak memiliki pijakan legalitas di Indonesia dan secara tegas bertolak belakang dengan syariat agama serta nilai luhur bangsa.


"Secara hukum negara kita tidak mengakui, bahkan secara norma agama pun ini jelas dilarang karena melanggar tatanan moral yang ada di Indonesia," kata Kompol Rasyid, dikutip dari RMOLLampung.

Tak ingin membiarkan isu LGBT berkembang liar, pihak Kepolisian tidak tinggal diam. Langkah cepat dan terukur kini sedang disiapkan melalui sinergitas lintas instansi.

Polres Lampung Barat berencana merangkul Kementerian Agama, Pemkab, TNI, hingga jajaran Kejaksaan Negeri untuk membentuk barikade pencegahan.

Langkah perdananya adalah melakukan perataan atau mapping wilayah guna memotret peta persebaran secara terukur.

"Kita akan mapping dan data keberadaan mereka di Lampung Barat. Dari sana, baru kita rumuskan formula mitigasinya," kata Kompol Rasyid

Mitigasi dini ini dipandang penting agar paham atau gaya hidup tersebut tidak merambah generasi muda maupun memicu pergeseran persepsi publik di Lampung Barat.

"Jangan sampai hal yang menyimpang justru dianggap sebagai sesuatu yang positif," tutup Kompol Rasyid.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya