Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Politik

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

SELASA, 21 JULI 2026 | 14:05 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Fenomena sekolah negeri yang kekurangan murid menjadi perhatian DPR RI. Pemerintah diminta melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengidentifikasi penyebab menurunnya jumlah peserta didik, mulai dari faktor lokasi sekolah, kualitas layanan pendidikan, hingga perubahan demografi di masing-masing daerah.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan persoalan sekolah yang sepi peminat telah menjadi perhatian Komisi X DPR RI. Karena itu, kementerian terkait diminta melakukan kajian agar kebijakan yang diambil sesuai dengan kondisi di lapangan.

"Persoalan tersebut telah menjadi perhatian komisi terkait, termasuk Komisi X. Berdasarkan laporan yang kami terima, kementerian terkait telah diminta melakukan evaluasi," kata Puan, Selasa 21 Juli 2026.


Menurut Puan, pemerintah perlu mengkaji berbagai faktor yang menyebabkan sekolah kehilangan peminat. Persoalannya tidak hanya terkait jumlah anak usia sekolah, tetapi juga menyangkut akses menuju sekolah, kualitas pendidikan yang diberikan, hingga persebaran penduduk.

"Perlu dilihat apakah lokasi sekolah terlalu jauh dari permukiman penduduk, bagaimana kualitasnya, atau memang jumlah murid di wilayah tersebut yang sedikit. Pemerintah harus melakukan evaluasi secara menyeluruh dan mengkajinya kembali," ujarnya.

Senada dengan itu, Anggota DPR RI Saan Mustopa menilai persoalan sekolah yang kekurangan murid tidak hanya terjadi di sekolah negeri, tetapi juga mulai dirasakan sejumlah sekolah swasta. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah.

"Fenomena sekolah negeri, khususnya sekolah dasar yang sepi peminat, juga terjadi di sejumlah sekolah swasta. Kondisi tersebut harus menjadi perhatian kementerian terkait," kata Saan.

Sejumlah daerah memang mulai menghadapi persoalan minimnya peserta didik baru. Di antaranya SDN Nailan di Ponorogo, Jawa Timur, yang selama dua tahun terakhir tidak memperoleh murid baru, serta SD Negeri Bintoro 16 di Demak, Jawa Tengah, yang pada tahun ajaran ini hanya menerima tiga siswa.

Fenomena tersebut dinilai tidak semata-mata disebabkan berkurangnya jumlah anak usia sekolah. Faktor lain seperti perubahan persebaran penduduk, perpindahan keluarga muda, kualitas layanan pendidikan, hingga tata kelola sistem penerimaan peserta didik juga dinilai berkontribusi terhadap menurunnya jumlah murid di sejumlah sekolah.

Karena itu, pemerintah pusat dan pemerintah daerah didorong melakukan pemetaan ulang kebutuhan satuan pendidikan agar kebijakan penataan sekolah tetap menjamin hak setiap anak untuk memperoleh akses pendidikan yang dekat, berkualitas, dan merata.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya