Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: FB Prabowo)

Politik

Saatnya Prabowo Perkuat Pemberantasan Korupsi

SELASA, 21 JULI 2026 | 13:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tantangan terbesar yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto adalah konsistensi antara pernyataan dan implementasi kebijakan, khususnya dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Demikian penegasan pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah, dikutip Selasa 21 Juli 2026.

Menurut Amir, komitmen pemberantasan korupsi harus diwujudkan melalui langkah-langkah yang tegas dan konsisten. Ia menyinggung pernyataan Prabowo yang pernah menyatakan akan mengejar koruptor hingga ke mana pun.


“Kalau tidak ada ketegasan dalam penegakan hukum, dikhawatirkan dapat memunculkan persoalan sosial dan menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah,” kata Amir.

Amir turut mengomentari dinamika yang berkembang terkait penanganan perkara yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. 

Amir berpendapat, apabila terdapat dugaan pelanggaran hukum, maka proses penegakan hukum harus dilakukan secara adil dan sesuai ketentuan yang berlaku, tanpa mengabaikan kontribusi yang pernah diberikan.

“Keberhasilan seseorang dalam menjalankan tugas patut dihargai, tetapi apabila terdapat dugaan pelanggaran hukum, tentu harus diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” kata Amir.

Selain itu, Amir menyoroti hubungan antarlembaga penegak hukum. Ia mengingatkan agar setiap perbedaan atau konflik institusional tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas dan berdampak pada stabilitas sosial.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya