Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Wall Street Terbakar Panas Konflik Timur Tengah

SELASA, 21 JULI 2026 | 08:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wall Street bergerak negatif seiring dengan terus meningkatnya kembali ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Pada penutupan perdagangan Senin, 20 Juli 2026, indeks S&P 500 turun 0,19 persen ke level 7.443,28, Dow Jones Industrial Average melemah 307,16 poin atau 0,59 persen menjadi 51.839,26, sedangkan Nasdaq Composite terkoreksi 0,05 persen ke 25.508,07. Penurunan lebih dari 2 persen saham Apple menjadi salah satu faktor yang membebani Dow Jones.

Sentimen pasar sempat membaik setelah juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan komunikasi melalui pihak perantara masih berlangsung dan peluang penyelesaian diplomatik tetap terbuka. Namun optimisme itu memudar setelah Presiden Donald Trump menegaskan melalui Truth Social bahwa Iran akan "membayar berkali-kali lipat" atas tewasnya tiga personel militer AS.


Di tengah tekanan pasar, saham-saham sektor semikonduktor mulai bangkit dari pelemahan pekan lalu. Micron Technology naik hampir 2 persen, Astera Labs menguat 1,9 persen, Teradyne melonjak 3,5 persen, dan Advanced Micro Devices (AMD) bertambah 1,6 persen. Sementara itu, ETF semikonduktor VanEck Semiconductor ETF (SMH) juga ditutup sedikit lebih tinggi.

Di luar sektor chip, beberapa saham mencatat pergerakan signifikan. Archer Aviation melonjak hampir 20 persen setelah mengumumkan pengembangan pesawat hibrida listrik bersama Anduril dan menargetkan layanan taksi udara beroperasi pada Olimpiade Los Angeles 2028. Saham perusahaan kripto seperti Galaxy Digital, Strategy, dan Circle juga menguat seiring harga Bitcoin yang sempat menyentuh level tertinggi dalam lebih dari satu bulan. 

Sementara itu, Intel menjadi sorotan setelah mengumumkan gelombang baru pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan menjelang laporan keuangan kuartal II 2026.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya