Berita

Pengumuman serangan bar AS ke Iran (Unggahan akun X @CENTCOM)

Dunia

AS Luncurkan Gelombang Baru Serangan ke Iran

SELASA, 21 JULI 2026 | 08:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat setelah militer AS melancarkan gelombang baru serangan ke wilayah Iran atas perintah Presiden Donald Trump.

Dalam pernyataannya di platform X, CENTCOM menyatakan bahwa pasukan AS memulai gelombang baru serangan terhadap Iran pada Selasa 21 Juli 2026 waktu setempat atau sekitar pukul 03.00 WIB.

"Hari ini pukul 4 sore ET, pasukan AS memulai babak serangan baru terhadap Iran atas arahan Panglima Tertinggi," tulis CENTCOM.


CENTCOM menegaskan bahwa serangan tersebut bertujuan untuk semakin melemahkan kemampuan militer Iran yang disebut digunakan untuk menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.

"Serangan-serangan tersebut dirancang untuk semakin melemahkan kemampuan militer Iran yang digunakan untuk menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz," lanjut pernyataan tersebut.

Serangan terbaru ini merupakan bagian dari operasi udara AS yang masih berlangsung, dengan sasaran utama berada di wilayah selatan Iran. Sebagai balasan, Teheran kembali melancarkan serangan yang menargetkan sejumlah fasilitas dan pangkalan di beberapa negara kawasan yang diklaim digunakan oleh militer AS.

Aksi saling serang antara kedua negara terus berlanjut meski sebelumnya telah tercapai kesepakatan kerangka kerja yang dimediasi Pakistan pada Juni lalu. Kesepakatan tersebut bertujuan mengakhiri konflik dan menjadi dasar bagi perundingan perdamaian jangka panjang, namun hingga kini belum mampu menghentikan eskalasi militer.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya