Berita

Bela, Nisa, dan Tri Astuti, warga Kota Bandar Lampung, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Lampung untuk melaporkan seorang perempuan yang mereka sebut bekerja sebagai pegawai PDAM di Kabupaten Pesawaran. (Foto: RMOLLampung/Robin)

Nusantara

Pegawai PDAM Diduga Raup Miliaran Rupiah dari Hasil Penipuan

SELASA, 21 JULI 2026 | 05:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dugaan tindak pidana penipuan berkedok investasi arisan dengan nilai kerugian miliaran rupiah dilaporkan ke Polda Lampung, Senin, 20 Juli 2026.

Tiga korban, yakni Bela, Nisa, dan Tri Astuti, warga Kota Bandar Lampung, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Lampung untuk melaporkan seorang perempuan yang mereka sebut bekerja sebagai pegawai PDAM di Kabupaten Pesawaran.

"Kami akan melaporkan oknum yang mengaku bekerja sebagai pegawai PDAM di Pesawaran," kata Bela.


Dijelaskan, kasus tersebut bermula dari arisan antarpertemanan dengan nilai sekitar Rp10 juta. Namun, seiring berjalannya waktu, nilai investasi yang ditawarkan semakin besar hingga mencapai Rp65 juta.

Bela mengungkapkan, pelaku menawarkan keuntungan dari setiap uang yang diinvestasikan. Misalnya, korban yang menginvestasikan uang Rp5 juta dijanjikan akan mendapatkan kembali Rp6 juta

"Kalau kita main arisan dari awal dan investasinya besar, pelaku menjanjikan akan mendapat lebih besar lagi. Awalnya lancar, tapi setelah banyak yang ikut, ternyata pelaku bohong," jelas Bela didampingi Nisa, dan Tri Astuti

Para korban bahkan sempat mendatangi rumah pelaku di wilayah Pesawaran untuk menagih uang mereka. Namun, pelaku meminta waktu hingga Agustus atau September untuk melakukan pembayaran.

Setelah jatuh tempo, pelaku justru tidak dapat lagi dihubungi. Para korban juga mendapat informasi bahwa pelaku telah meninggalkan kediamannya.

"Jumlah anggota yang ikut arisan sekitar 90 puluh orang lebih, nilainya mencapai sekitar Rp5 miliar lebih. Ada korban yang menderita kerugian mencapai Rp600 juta. Kalau kami, kerugiannya sebesar Rp65 juta," ungkap Bela

Para korban berharap laporan tersebut segera ditindaklanjuti aparat kepolisian dan pelaku dapat mempertanggungjawabkan dugaan perbuatannya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya