Berita

Analis Politik Komunikasi Politik Hendri Satrio. (Foto: Dok Pribadi)

Politik

Pejabat yang Minta Rakyat Bicara Pakai Data Sudah Kehilangan Rasa

SENIN, 20 JULI 2026 | 10:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio menilai pemerintah dan masyarakat memiliki sudut pandang yang berbeda dalam melihat berbagai persoalan. 

Menurut sosok yang akrab disapa Hensa itu, rakyat berbicara berdasarkan pengalaman dan kenyataan yang mereka rasakan dalam kehidupan sehari-hari, sementara pemerintah lebih banyak mengacu pada data.

"Rakyat punya rasa, pemerintah punya data. Rakyat bicara menggunakan rasa yang berasal dari apa yang dirasakan sehari-hari," ujar Hendri Satrio lewat akun X miliknya, Senin, 20 Juli 2026.


Karena itu, Hendri menilai tidak tepat jika ada pejabat yang justru meminta masyarakat untuk hanya berbicara berdasarkan data.

"Nah kalau ada pejabat yang teriak ke rakyat, 'Bicara pakai data!', maka ini adalah jenis pejabat yang sudah kehilangan rasa, tidak punya rasa," tegasnya.

Pendiri lembaga survei KedaiKOPI itu menambahkan, seorang pejabat publik seharusnya mampu menangkap aspirasi dan keresahan masyarakat, bukan sekadar membantahnya dengan angka-angka statistik.

Menurut Hendri, pola komunikasi pejabat yang lebih berorientasi mempertahankan jabatan dibandingkan merespons kritik masyarakat akan mudah terbaca oleh publik.

"Berkomunikasi untuk mempertahankan jabatan dan bukan untuk merespons masukan kritis dari masyarakat pasti terlihat jelas pesan komunikasi dan gesture tubuhnya," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya