Berita

Pelatihan Non-Commissioned Officer (NCO) di Classroom 7 Marine Corps Base Hawaii (MCBH), Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: Dispen Kormar)

Pertahanan

Marinir Indonesia dan USMC Asah Jiwa Kepemimpinan Tempur

SENIN, 20 JULI 2026 | 03:25 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Prajurit Korps Marinir TNI AL yang tergabung dalam latihan multinasional Rim of the Pacific (RIMPAC) 2026 terus meningkatkan kapasitas profesionalisme melalui Pelatihan Non-Commissioned Officer (NCO) yang diberikan oleh instruktur United States Marine Corps (USMC) di Classroom 7 Marine Corps Base Hawaii (MCBH), Jumat, 17 Juli 2026.

Pelatihan NCO merupakan program pendidikan kepemimpinan militer yang dirancang untuk membentuk bintara sebagai tulang punggung satuan. Materi yang diberikan meliputi kepemimpinan lapangan, taktik tempur, manajemen personel, pengambilan keputusan, hingga kemampuan membina dan memimpin prajurit di tingkat regu maupun peleton.

Dalam kegiatan tersebut, prajurit Marinir Indonesia dipimpin oleh Letda Marinir Wisnu Kumara Widyadhana yang turut berperan sebagai penerjemah sehingga seluruh materi yang disampaikan instruktur USMC dapat dipahami secara optimal oleh peserta.


Komandan Unsur Tugas Marinir Indonesia, Letkol Marinir Huda Prawira, mengatakan bahwa pelatihan ini menjadi kesempatan berharga bagi prajurit untuk menyerap pengalaman, budaya kepemimpinan, serta metode pembinaan personel yang diterapkan USMC.

"Melalui pelatihan ini, prajurit Marinir Indonesia memperoleh wawasan baru mengenai kepemimpinan tempur dan pembinaan personel. Pengalaman tersebut akan menjadi bekal penting untuk meningkatkan profesionalisme, kemampuan memimpin, serta memperkuat interoperabilitas dengan pasukan sahabat dalam menghadapi tantangan operasi di masa depan," ujar Huda dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 19 Juli 2026.

Pelatihan NCO yang diikuti oleh Kontingen Malaysia, Philipina, Meksiko, Sri Langka ini menjadi salah satu rangkaian pembinaan personel dalam RIMPAC 2026 yang tidak hanya mengasah kemampuan teknis dan taktis, tetapi juga memperkuat karakter kepemimpinan prajurit sebagai pemimpin lapangan yang adaptif, profesional, dan siap menjalankan setiap penugasan.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya