Berita

Azizah Nurul Izzah, puteri Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung. (Foto: Istimewa)

Publika

Monumen Cinta Bernama Nurul Izzah

SABTU, 18 JULI 2026 | 23:41 WIB

TIDAK ada sekolah yang mengajarkan bagaimana menjadi seorang ayah yang kehilangan anak. Tidak ada kitab yang mampu menjelaskan mengapa takdir terkadang meminta seorang ayah mengantarkan putrinya lebih dahulu menuju pusara. 

Semua teori tentang kesabaran mendadak terasa kecil ketika seorang ayah berdiri di hadapan gundukan tanah merah anaknya. Mengusap kembang aneka warna, seperti kenangan yang menjadi mozaik cerita.

Hari ini, saya memahami bahwa ada luka yang tidak ditujukan untuk benar-benar sembuh. Ia hanya diajarkan agar dipikul, meski dengan hati yang pilu.


Putri sulung saya, Azizah Nurul Izzah, telah kembali kepada Sang Pemilik Kehidupan. Ia menjalani ujian sakit dengan kesabaran yang nyaris tak pernah jadi keluhan. 

Allah memanggilnya pulang. Pada usia yang bagi banyak orang adalah puncak kematangan. Namun bagi Allah, setiap jiwa telah memiliki batas waktu yang telah ditentukan.

Nurul adalah anak pertama saya. Ia tidak sekadar anak yang lahir lebih dahulu. Dialah manusia yang mengubah seorang lelaki biasa menjadi seorang ayah. 

Sebelum kehadirannya, saya hanyalah seorang laki-laki yang menjalani hidup. Tangis pertamanya yang memecah keheningan, menandai sebuah amanah. Bahwa Allah menitipkan gelar yang jauh lebih mulia daripada jabatan apa pun. Gelar Ayah.

Tidak semua lelaki memperoleh kehormatan itu. Dan mahkota itu saya dapatkan melalui Nurul. 

Karena itu, mustahil seorang ayah dapat memisahkan sebagian dirinya dari anak pertama. Ia adalah kepingan hati yang berjalan di luar tubuh. Berapa pun usianya, sejauh apa pun melangkah, ia tetap menjadi bagian dari jiwa yang tak pernah benar-benar lepas.

Nama Azizah Nurul Izzah terilhami dari persahabatan saya dengan Dato' Seri Anwar Ibrahim, yang kini mengemban amanah sebagai Perdana Menteri Malaysia. 

Bertahun-tahun silam saya berkantor di Malaysia, menjadi Wasekjen Persatuan Mahasiswa Islam Asia Tenggara (PEMIAT). 

Di organisasi kepemudaan ini, Dato' Seri Anwar Ibrahim sebagai pembina. Saya mengagumi nama putri beliau. Namanya begitu indah, Nurul Izzah. Cahaya kemuliaan.

Maka saya dawamkan nama itu sebagai doa, agar cahaya kemuliaan senantiasa menyertai perjalanan hidup putri saya.

Allah benar-benar meninggikan nama Nurul Izzah. Caranya tak pernah saya bayangkan. Nama Nurul Izzah bukan lagi sekadar nama seorang anak. 

Sejak tahun 2010, Ia telah menjadi nama masjid di lingkungan Sekolah Insan Cendekia Madani (ICM). Lembaga pendidikan yang kami dirikan sebagai ikhtiar kecil berkontribusi membangun umat dan peradaban bangsa. 

Nurul Izzah menjadi jantung aktivitas pembinaan generasi muda di ICM yang datang dari berbagai daerah.

Sejujurnya, tidak pernah ada rencana muluk-muluk. Ia muncul karena keindahan. Ketika masjid itu membutuhkan sebuah nama, tidak ada diskusi panjang, tidak ada perdebatan. Entah mengapa, secara spontan hanya satu nama yang memenuhi ruang batin saya. Nurul Izzah.

Seolah Allah sendiri yang menuntun, mengabadikan cinta seorang ayah melalui rumah-Nya. 

Maka ketika azan berkumandang dari masjid itu, ketika anak-anak belajar mengaji di dalamnya, ketika sujud-sujud panjang dihamparkan, saya berharap setiap doa yang terangkat ke langit menjadi hadiah yang terus mengalir untuk putri saya. Barangkali inilah cara Allah menghibur seorang ayah.

Mengubah air mata menjadi amal jariyah.
Mengubah kehilangan menjadi jalan pahala.
Mengubah seorang anak menjadi monumen cinta.

Saya tahu, tidak ada kalimat yang mampu menghapus rasa kehilangan ini. Orang boleh berkata waktu akan menyembuhkan. Namun bagi saya, waktu tidak bisa benar-benar menghapus duka. Waktu hanya mengajarkan kita berdamai dengannya. Mengikhlaskannya.

Kini setiap kenangan bersama Nurul berkelindan dalam doa yang lirih. Mungkin, begitulah cinta bekerja. Ia tidak berhenti ketika kematian datang. Ia hanya berpindah bentuk. 

Ya Allah, terimalah Nurul Izzah dalam keluasan rahmat-Mu. Jadikan sakit yang ia jalani sebagai penggugur dosa. Lapangkan kuburnya. Terangi alam barzakhnya. Tempatkan ia bersama para nabi, shiddiqin, syuhada, dan orang-orang saleh. Izinkan kami kelak bertemu kembali, di tempat yang tidak lagi mengenal perpisahan.

Bagi seorang ayah, cinta kepada anaknya tidak pernah berakhir di atas pusara. Ia hanya berubah. Kini dirapalkan menjadi doa yang tak pernah punya jeda. Innalillahi wainnailaihi raajiun. Segala yang datang dari Allah akan kembali kepada Allah.

Di antara semua titipan yang pernah Allah anugerahkan, Nurul Izzah adalah salah satu karunia paling indah. Kini ia telah pulang. Tetapi cinta kepadanya tidak lekang. 

Selama masih ada hati yang mengingatnya. Selama masih ada doa yang menyebut namanya. Dan selama Masjid Nurul Izzah berdiri, menjadi tempat orang-orang bersujud kepada Allah, di sanalah cinta seorang ayah akan terus hidup, mengalir bersama setiap ayat yang dilantunkan bergemuruh menuju langit.

Tamsil Linrung
Wakil Ketua DPD RI 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya