Berita

Logo BGN

Politik

PDIP Bakal Kirim Surat Kedua ke BGN Minta Data Kader Terlibat Proyek MBG

SABTU, 18 JULI 2026 | 22:29 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

PDI Perjuangan (PDIP) belum menerima balasan dari Badan Gizi Nasional (BGN) atas permintaan data kader partai yang diduga terlibat dalam operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Jika surat pertama tetap diabaikan, PDIP memastikan akan mengirimkan surat kedua.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan surat yang dikirim DPP PDIP bertujuan memperoleh data resmi agar partai dapat melakukan penertiban internal apabila memang ada kader yang terlibat.


"Nah, terkait dengan surat yang dikirim oleh DPP PDI Perjuangan sampai sekarang belum mendapat jawaban. Padahal surat itu kami maksudkan ketika Wakil Kepala BGN saat itu mengatakan bahwa hampir seluruh partai politik itu terlibat di dalam pengadaan melalui SPPG tersebut," kata Hasto di Jakarta, Sabtu, 18 Juli 2026. 

Menurut Hasto, PDIP telah memiliki kebijakan yang melarang kader maupun anggota partai mengambil keuntungan dari program MBG yang diperuntukkan bagi masyarakat.

"Partai sudah mengambil suatu kebijakan setiap anggota dan kader partai dilarang untuk terlibat di dalam suatu proses mencari keuntungan dari program yang seharusnya didedikasikan untuk kepentingan rakyat tersebut," tegasnya.

Hingga kini, kata Hasto, BGN belum memberikan respons atas surat tersebut. Karena itu, PDIP masih menunggu itikad baik dari lembaga tersebut.

"Ya kita tunggu suratnya dulu ya, belum ada jawaban sampai sekarang," ujarnya.

Apabila surat pertama tetap tidak direspons, PDIP akan kembali melayangkan surat kepada BGN.

"Ya kalau belum ada jawaban ya nanti kita kirim surat yang kedua ya," ucap Hasto.

Dalam kesempatan itu, Hasto juga menyinggung kritik publik terhadap pelaksanaan program MBG yang dinilai diwarnai berbagai penyimpangan.

"Ini sebagai suatu kritik yang sangat keras karena ketika program untuk rakyat, mengatasnamakan rakyat tetapi dalam pelaksanaannya begitu banyak penyimpangan, bahkan kasus-kasus korupsi yang mencederai rakyat, maka kemudian muncul suara-suara untuk melakukan koreksi secara total terhadap kebijakan MBG," pungkasnya.

Sebelumnya, DPP PDIP mengirim surat bernomor 553/EX/DPP/VI/2026 tertanggal 22 Juni 2026 kepada Kepala BGN Nanik S. Deyang untuk meminta data kader partai yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam operasional SPPG atau dapur MBG. Surat tersebut ditandatangani oleh Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya