Berita

Gedung Antam di Jakarta Selatan (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,05 Triliun ke Pemegang Saham

SABTU, 18 JULI 2026 | 07:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam (ANTM) membuktikan komitmennya dalam memberikan imbal hasil optimal dengan mencairkan dividen tunai tahun buku 2025 senilai Rp5,05 triliun. Nilai ini melesat tajam sebesar 38 persen dibandingkan dividen tahun buku 2024 yang tercatat sebesar Rp3,65 triliun.

Realisasi pembayaran ini telah dituntaskan pada 10 Juli 2026, merujuk pada ketetapan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Antam untuk tahun buku 2025. Langkah korporasi ini mempertegas posisi Antam dalam menghadirkan nilai tambah yang signifikan bagi para investornya.

Secara rinci, pemegang saham berhak atas dividen tunai sebesar Rp209,98867 per lembar saham. Sementara itu, bagi investor di Australian Securities Exchange (ASX), nilai tersebut setara dengan Rp1.049,94335 per CHESS Depository Interest (CDI). 


Di bursa ASX, saham ANTM diperdagangkan dalam bentuk CDI, di mana satu unit CDI merepresentasikan kepemilikan atau dapat ditukarkan dengan lima saham biasa Seri B Antam.

Direktur Utama Antam, Untung Budiharto, menegaskan bahwa pencairan dividen ini menjadi bukti nyata dari konsistensi emiten dalam menjaga kinerja keuangan serta membangun nilai investasi jangka panjang.

"Total dividen yang dibagikan setara dengan 70 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk. Selain itu, pembagian dividen ini juga mencerminkan kontribusi nyata perusahaan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," tegas Untung dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat 17 Juli 2026. 

Berdasarkan Prospektus Penawaran Umum, Antam memiliki komitmen reguler untuk membagikan dividen tunai minimal satu kali dalam setahun. Dengan tetap menjaga rasio kesehatan keuangan serta kepatuhan terhadap wewenang RUPS, perseroan menetapkan batas bawah kebijakan dividen sebesar 30 persen dari laba bersih setelah pajak. 

Formula ini sengaja dirancang agar pembagian keuntungan tetap sejalan dengan kebutuhan pendanaan untuk ekspansi bisnis masa depan.

Keandalan keuangan Antam secara historis kembali mengukuhkan posisinya sebagai konstituen utama dalam indeks elite IDX High Dividend20 di Bursa Efek Indonesia.

"Hal ini merefleksikan bahwa Antam membagikan dividen tunai secara konsisten selama tiga tahun terakhir, sekaligus menghadirkan tingkat dividend yield yang tinggi bagi para pemegang saham," pungkas Untung.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya