Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Optimistis Indonesia Lampaui Jepang dan Inggris dalam 25 Tahun

JUMAT, 17 JULI 2026 | 21:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan menjelma menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia dalam 25 tahun mendatang. 

Optimisme itu disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya serentak tebu, padi, dan kedelai di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026. 

Di hadapan para petani dan jajaran pemerintah, ia menyebut proyeksi sejumlah pakar dunia yang menempatkan Indonesia sebagai negara dengan kekuatan ekonomi terbesar keempat pada pertengahan abad ini.


"Tahun 2050, China nomor satu, Amerika nomor dua, India nomor tiga, Indonesia nomor empat. Nanti 2075 India naik. Kita oke lah keempat di dunia. Benar enggak?" ujar Prabowo.

Menurut Kepala Negara, posisi tersebut akan membuat Indonesia berada di atas negara-negara maju seperti Jepang, Inggris, Brasil, dan Prancis. 

"Kita nanti 2050 di atas Jepang, di atas Inggris, Brazil, Prancis. Makanya kita sekarang harus siap. Itu 2050, 25 tahun lagi," tegasnya.

Prabowo menilai generasi muda yang saat ini masih duduk di bangku sekolah dasar akan menjadi penentu keberhasilan Indonesia mewujudkan cita-cita tersebut. 

Oleh sebab itu, pembangunan manusia melalui pendidikan, kecukupan gizi, serta penghapusan kemiskinan harus menjadi prioritas utama pemerintah.

"Jadi kalau tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana menjadi negara keempat terbesar di dunia. Kita hilangkan kemiskinan dan kelaparan, apalagi kemiskinan ekstrem," pungkas Presiden.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya