Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Putuskan Bangun Minimal 30 Pabrik Bioetanol di Indonesia

JUMAT, 17 JULI 2026 | 19:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk membangun sedikitnya 30 pabrik pendukung produksi bioetanol dari tebu sebagai langkah mempercepat pengembangan bensin campuran etanol (E10) di Indonesia. 

Keputusan itu disampaikan saat menghadiri Panen Raya Terintegrasi Tebu, Padi, dan Kedelai di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026.

Prabowo mengatakan, hasil paparan dan pameran yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut menunjukkan Indonesia telah memiliki kemampuan untuk memproduksi bensin dengan campuran etanol 10 persen atau E10. 


Dia kemudian membeberkan langkah lanjutan pemerintah untuk meningkatkan pemanfaatan bioetanol sebagai campuran bahan bakar hingga mencapai E20. 

Untuk merealisasikan target tersebut, pemerintah akan membangun puluhan pabrik bioetanol di berbagai daerah.

"Dan hari ini kita dipaparkan, saya melihat pameran, sudah mampu menuju E10, etanol 10. Jadi nanti bensin bisa dicampur etanol. Kita bisa sampai E20. Butuh pabrik. Tadi pabriknya yang baru kita miliki baru satu pabrik. Tadi saya putuskan kita akan bangun minimal 30 pabrik. Kalau perlu sampai 50 pabrik," ujar Prabowo.

Presiden optimistis Indonesia mampu mengejar negara-negara yang lebih dahulu mengembangkan bioetanol sebagai bahan bakar kendaraan. Ia mencontohkan India yang telah menerapkan bensin E20, sementara Brasil bahkan telah memanfaatkan etanol murni sebagai bahan bakar.

"India sudah E20. India sudah E20. Brazil sudah E100. Masa Indonesia enggak bisa? Indonesia bisa, kan? Bisa? Bisa. Bisa!" seru Prabowo yang disambut jawaban kompak para peserta panen raya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya