Berita

Program "Sedekah Sambil Nonton Bola" dengan menyaksikan pertandingan sepak bola Aston Villa versus Indonesia All Stars. (Foto: Dok. Baznas)

Nusantara

Laga Aston Villa vs Indonesia All Star

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

KAMIS, 16 JULI 2026 | 23:47 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Baznas RI bersama Lembaga Ta'mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTM PBNU) dan Sound Rhythm  berkolaborasi dalam program "Sedekah Sambil Nonton Bola" dengan mengajak masyarakat menyaksikan pertandingan sepak bola Aston Villa versus Indonesia All Stars sekaligus bersedekah untuk mendukung pengentasan kemiskinan dan memperkuat syiar dakwah.

Melalui program tersebut, masyarakat dapat berpartisipasi dengan membeli Charity Ticket pertandingan Aston Villa versus Indonesia All Stars yang dibuka pada 14 hingga 25 Juli 2026  melalui laman baznas.go.id/berbagi. Tiket dibanderol mulai dari Rp250 ribu dengan target penjualan mencapai 15 ribu tiket. 

Seluruh hasil donasi akan dikelola Baznas RI untuk mendukung berbagai program pengentasan kemiskinan, serta penguatan syiar dakwah bekerja sama dengan LTM PBNU.


Wakil Ketua Baznas RI, Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan, sinergi ini merupakan kolaborasi yang unik dan menjadi warna baru di Baznas yang memadukan gerakan filantropi dengan momentum olahraga untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam bersedekah.

"Ini adalah ikhtiar integratif yang memadukan gerakan filantropi dengan momentum pertandingan persahabatan internasional antara Indonesia All Stars dan Aston Villa. Program Sedekah Sambil Nonton Bola membuat masyarakat mendapatkan hiburan sekaligus pahala," kata Zainut dalam keterangannya, dikutip Kamis 16 Juli 2026.

Zainut menegaskan, komitmen Baznas untuk memastikan seluruh dana yang dihimpun dikelola secara akuntabel dan tepat sasaran.

Sementara itu, Pimpinan Baznas RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Rizaludin Kurniawan mengajak masyarakat memanfaatkan momentum pertandingan tersebut untuk berbagi kepada sesama. 

"Setiap pembelian tiket senilai Rp250 ribu akan menjadi sedekah yang didonasikan bagi para mustahik," kata Rizaludin.

Sekretaris LTM PBNU Ahmad Zayadi mengatakan kolaborasi ini menjadi sinergi strategis antara lembaga filantropi, organisasi keagamaan, dan sektor swasta dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Di Indonesia terdapat sekitar 800 ribu masjid dan sekitar 57 persen di antaranya berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama. Program ini diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan sekaligus membuka akses bagi para mustahik, termasuk marbot masjid," kata Zayadi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya