Berita

SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan. (Foto: istimewa)

Nusantara

KBM di SDN Srengseng Sawah 15 Kembali Normal Besok Usai Teror Bom

SENIN, 13 JULI 2026 | 16:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, dipastikan kembali berlangsung normal pada Selasa, 14 Juli 2026, setelah adanya ancaman teror bom yang sempat mengganggu aktivitas sekolah.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Santoso mengatakan, dengan kondisi yang sudah dipastikan aman, Dinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan akan tetap melaksanakan kegiatan sekolah, termasuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), seperti biasa.

"Perbedaannya adalah untuk kegiatan besok, kami telah bersinergi dengan pihak kepolisian. Kami juga akan melibatkan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Pemprov DKI Jakarta," ujarnya, Senin, 13 Juli 2026.


Santoso menjelaskan, dalam pelaksanaan proses belajar mengajar besok, dipastikan tidak akan ada acara khusus, semua unsur akan membaur dengan jadwal yang sudah ada dalam agenda sekolah.

Ia memastikan, berdasarkan hasil komunikasi tadi, baik dengan peserta didik maupun guru, tidak ada indikasi yang mengarah pada trauma. Mereka masih dapat berkomunikasi dengan baik dan melaksanakan kegiatan lainnya. 

"Tentu hal ini akan menjadi bahan evaluasi bersama. Mudah-mudahan ini tidak terjadi lagi di DKI Jakarta, khususnya di Jakarta Selatan," terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma menuturkan, selama beberapa jam terakhir, tim dari Gegana, Densus 88, BNPT, serta unit anjing pelacak (K-9) yang dikerahkan sejak menerima laporan pertama, sudah menyelesaikan tugasnya dan area sekolah dinyatakan aman.

"Setelah penyisiran yang berlangsung selama kurang lebih empat jam, tidak ditemukan adanya benda-benda mencurigakan. Area dinyatakan aman oleh tim Gegana," bebernya.

Nurma menegaskan, terkait pengirim teror bom melalui pesan singkat, hal ini masih dalam proses penyelidikan. Kepolisian tengah mendalami pelakunya dan memastikan akan mencari orang tersebut untuk diamankan dan mendalami motif di balik tindakannya, terlebih hal ini terjadi di lingkungan sekolah.

"Bagi siapa pun yang melakukan tindakan teror, ancaman hukumannya berkisar antara 1 hingga 15 tahun penjara," tegasnya.

Nurma memaparkan, pihaknya berupaya menjaga situasi agar tetap kondusif dan tidak menimbulkan kepanikan. Sehingga, setelah mendapatkan informasi ancaman, bersama unsur terkait segera mengevakuasi para siswa dan orang tua murid di SDN Srengseng Sawah 15. 

"Kami sudah memeriksa tiga orang saksi, yaitu staf tata usaha, guru yang menerima pesan, serta kepala sekolah. Tim PPA dari Polres maupun Mabes Polri juga sudah hadir untuk memastikan kondisi psikis anak-anak dan guru tetap aman," tandasnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya