Berita

Kegiatan tanam pohon Yayasan Nusa Jaya Tumbuh Bersama dan IKSPI Kera Sakti Cabang Kabupaten Lamongan. (Foto: Dok. Pribadi)

Nusantara

Nusa Jaya Tumbuh Bersama Bertekad Wariskan Bumi Hijau untuk Generasi Muda

SENIN, 13 JULI 2026 | 14:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Persoalan perubahan iklim, kerusakan hutan, hingga meningkatnya risiko bencana alam tidak bisa diatasi hanya dengan wacana melainkan butuh keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Atas dasar itu, Yayasan Nusa Jaya Tumbuh Bersama menggandeng IKSPI Kera Sakti Cabang Kabupaten Lamongan menggelar gerakan tanam pohon massal di Jawa Timur.

"Menanam pohon adalah investasi untuk masa depan. Kami ingin mengajak masyarakat untuk mulai dari langkah sederhana yang memiliki dampak besar bagi bumi. Gerakan ini menjadi bukti kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui aksi nyata," ujar Pendiri Yayasan Nusa Jaya Tumbuh Bersama, Ahmad Muhlis Fanani kepada wartawan, Senin, 13 Juli 2026.


Muhlis berharap semangat menjaga lingkungan ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan menjelma sebagai gerakan kolektif masyarakat Indonesia. Lewat kolaborasi berbagai elemen bangsa, pihaknya bertekad menjadikan penghijauan sebagai budaya baru demi memperbaiki kualitas lingkungan.

Senada dengan itu, Ketua Yayasan Nusa Jaya Tumbuh Bersama, Moh Syaiful Rahman menambahkan, gerakan penghijauan ini dipastikan tidak akan berhenti di Lamongan saja.

Pihaknya berkomitmen membangun kolaborasi lebih luas dengan berbagai komunitas, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, hingga kelompok kepemudaan di seluruh Indonesia.

"Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Harapan kami, semakin banyak pihak yang terlibat sehingga gerakan penghijauan dapat menjangkau berbagai daerah di Indonesia dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan maupun masyarakat," tutur Syaiful.

Apalagi, lanjut Syaiful, kualitas lingkungan terus menurun akibat pengundulan hutan yang semakin masif. Gerakan menanam pohon ini diharapkan bisa membantu mengurangi emisi karbon, meningkatkan kualitas udara, sekaligus menjadi benteng pencegahan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Di sisi lain, Ketua Cabang IKSPI Kera Sakti Kabupaten Lamongan, Abdus Salam menilai kegiatan ini merupakan bagian penting dari pendidikan karakter bagi seluruh anggotanya. Menurutnya, seorang pendekar tidak hanya dituntut menjaga nilai-nilai budaya dan persaudaraan, tetapi juga memikul tanggung jawab besar menjaga kelestarian alam.

"Melalui gerakan ini kami ingin menggugah kesadaran seluruh anggota IKSPI Kera Sakti agar semakin peduli terhadap lingkungan. Seorang pendekar bukan hanya melestarikan budaya bangsa, tetapi juga ikut menjaga alam sebagai warisan yang harus kita tinggalkan untuk generasi berikutnya," tegas Abdus Salam.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya