Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

SENIN, 13 JULI 2026 | 08:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia kembali melonjak setelah ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat di Selat Hormuz.

Pada perdagangan Minggu malam, 12 Juli 2026, waktu AS, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik sekitar 3,4 persen menjadi 73,87 Dolar AS per barel. Sementara minyak Brent yang menjadi acuan harga minyak internasional, menguat sekitar 3,5 persen ke 78,67 Dolar AS per barel.

Kenaikan harga terjadi setelah militer AS kembali melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran. Washington menyatakan operasi tersebut merupakan respons atas serangan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) terhadap kapal kontainer yang melintasi Selat Hormuz. Sebagai balasan, Iran dilaporkan menyerang sejumlah fasilitas militer AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman.


Ketegangan tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap kelancaran distribusi minyak global. Media pemerintah Iran mengklaim Selat Hormuz ditutup hingga waktu yang belum ditentukan. Namun, Komando Pusat AS (CENTCOM) membantah klaim itu dan menegaskan jalur pelayaran tetap terbuka bagi kapal-kapal yang melintas secara sah.

Presiden AS Donald Trump juga mengatakan Selat Hormuz masih terbuka. Data perusahaan intelijen maritim Windward menunjukkan sedikitnya sembilan kapal masih melintasi selat tersebut pada Sabtu. Sementara itu, Pusat Informasi Maritim Gabungan menyebut jalur pelayaran melalui perairan Oman masih dapat digunakan, meski situasi keamanan tetap sangat rawan sehingga kapal-kapal diminta meningkatkan kewaspadaan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya