Berita

Pimpinan Komite Almamater Rakyat Teritorial (Karat) Bungas T. Fernando Duling. (Foto: Istimewa)

Politik

Karat Kawal Kedaulatan Ekonomi Berbasis Konstitusi

SENIN, 13 JULI 2026 | 01:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Memasuki usia gerakan yang ke-27 tahun, Komite Almamater Rakyat Teritorial (Karat) menegaskan kembali komitmennya dalam mengawal kedaulatan ekonomi nasional berbasis konstitusi. 

Dalam momentum refleksi yang digelar di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Sabtu 11 Juli 2026, Karat menyerukan pentingnya penyelarasan pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berakar kuat pada tingkat tapak.

Manifesto 27 Tahun Karat tersebut dibacakan langsung oleh pimpinan organisasi, Bungas T. Fernando Duling. Dalam orasinya, ia memaparkan transformasi panjang organisasi yang lahir dari rahim perlawanan rakyat sejak tahun 1999.


"Ini adalah pertumbuhan berjenjang seperti anak tangga, sebuah transformasi organik dari rahim perlawanan rakyat," kata Fernando, dikutip Minggu 12 Juli 2026.

Ia menjelaskan, Karat telah mengalami tiga fase transformasi kelembagaan yang mencerminkan adaptasi terhadap dinamika zaman. 

Bermula sebagai Komite Aksi Rakyat Tertindas (1999?"2004), organisasi ini kemudian berkembang menjadi Komite Aksi Rakyat Teritorial (2005?"2025), sebelum akhirnya memantapkan diri menjadi Komite Almamater Rakyat Teritorial pada tahun 2026.

"Guna menghadapi tantangan geopolitik dan ekonomi domestik, Karat merumuskan tiga strategi gerakan utama," kata Fernando.

Pertama, adalah Riset dan Live-In. Kedua, Kedua, Gerakan Aksi Ekstraparlemen. Ketiga, Implementasi Asta Cita.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya