Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Ungkap Pernah Cegah Penjualan Garuda hingga PTDI ke Asing

JUMAT, 10 JULI 2026 | 16:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan dirinya pernah menghentikan rencana penjualan sejumlah perusahaan strategis milik negara kepada pihak asing. 

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan lima bendungan di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat, 10 Juli 2026.

Beberapa perusahaan yang sempat akan dijual ke asing seperti PT Penataran Angkatan Laut (PAL) Indonesia, PT Perindustrian Angkatan Darat (Pindad), dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI).


"Banyak sekali perusahaan yang seolah-olah tadinya mau dijual ke asing. Saya larang. Tadinya industri pertahanan mau dijual. PT PAL, PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia mau dijual," ujar Presiden. 

Namun, Prabowo memilih mempertahankan dan membangkitkan kembali perusahaan tersebut, khususnya yang berkaitan dengan industri pertahanan dan transportasi nasional.

"Kita bangkitkan sekarang perusahaan-perusahaan itu. PT PAL sekarang sudah bisa bikin kapal-kapal perang yang hebat-hebat. PT PAL akan bikin kapal-kapal canggih," tegasnya.

Kepala Negara juga menyinggung kondisi PT Garuda Indonesia yang sebelumnya masuk dalam rencana penjualan. Setelah dilakukan pembenahan, maskapai nasional tersebut kini mulai memperoleh laba.

"Garuda tadinya mau dijual. Bulan depan sudah mulai untung. Pelan-pelan kita perbaiki semua kekurangan," pungkas Prabowo.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya