Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. (Foto: RMOL/Bonfilio Putra)

Hukum

Polda Metro Isyaratkan Ada Penggeledahan Baru Setelah Rumah Jampidsus

JUMAT, 10 JULI 2026 | 15:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pengusutan kasus dugaan korupsi pengadaan batu bara, pengelolaan dana Asabri-Jiwasraya periode 2020-2025, serta TPPU PT CBS terus menggelinding. Tim gabungan Kortas Tipidkor Polri dan Polda Metro Jaya memberi sinyal akan kembali mengobrak-abrik lokasi baru.

Teranyar, penyidik menggeledah lokasi ke-13 berupa sebuah ruko di Jalan Asem II, Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan, sejak Kamis malam, 9 Juli 2026 hingga Jumat dini hari, 10 Juli 2026.

"Titik ke-13 malam hari ini merupakan rangkaian dari kegiatan penyidikan sebelumnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.


Budi menegaskan, jumlah lokasi penggeledahan masih sangat mungkin bertambah seiring berkembangnya hasil pemeriksaan.

"Dari hasil pemeriksaan saksi maupun gelar perkara, artinya masih ada perkembangan ke beberapa titik lainnya. Nanti akan kami update setiap kegiatan agar transparan," lanjut Budi.

Total sementara ada 13 lokasi yang digeledah tim gabungan sejak Rabu, 8 Juli 2026, mulai dari kantor PT CBS di Jakarta Barat dan Jakarta Utara, PT KNI di Jakarta Pusat, PT PML di Kuningan, hingga sejumlah rumah mewah dan apartemen milik para saksi/terkait di kawasan Mega Kuningan, Serpong, Gandaria, Pacific Place, hingga Sentul Bogor yang belakangan diakui sebagai rumah Jampidsus Febrie Adriansyah.

Dari rentetan penggeledahan tersebut, penyidik menyita barang bukti bernilai fantastis. Di Cafe de'CLAN Signature dan Koin Money Changer kawasan Cipete, petugas menyita uang total Rp60 miliar yang disimpan di dalam brankas dengan rincian 3.130.000 Dolar Singapura, 889.965 Dolar AS, dan Rp259 juta tunai. Sementara dari money changer, disita Rp7,2 miliar uang asing.

Tak kalah mencengangkan, penggeledahan di sebuah rumah mewah kawasan Parahyangan Golf 2, Sentul, Bogor, menghasilkan temuan fantastis yang disimpan dalam brankas terkunci di dalam tujuh koper.

Penyidik menyita 4.767.300 Dolar AS, 14.083.800 Dolar Singapura, Rp100 juta tunai, serta kepingan emas murni seberat 74 kilogram. Belakangan diketahui rumah mewah di Sentul tersebut merupakan milik Febrie, namun barang-barang berharga di dalamnya telah disita.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya