Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harapan Negosiasi AS-Iran Redakan Kekhawatiran Pasar Minyak

JUMAT, 10 JULI 2026 | 10:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia ditutup melemah sekitar 2 persen pada perdagangan Kamis (9/7/2026) setelah pelaku pasar mulai optimistis Amerika Serikat (AS) dan Iran akan kembali ke meja perundingan. Harapan tercapainya solusi diplomatik dinilai dapat mencegah konflik meluas dan mengurangi risiko terganggunya pasokan minyak global.

Minyak mentah Brent, yang menjadi acuan internasional, turun 2,2 persen ke level 76,30 Dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melemah sekitar 2 persen dan ditutup di 72,08 Dolar AS per barel.

Sebelumnya, harga minyak sempat melonjak pada awal perdagangan menyusul meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. 


Militer AS dilaporkan melancarkan serangan terhadap sekitar 90 target di Iran sebagai balasan atas serangan Iran terhadap kapal-kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz. Iran kemudian merespons dengan meluncurkan rudal dan drone ke sejumlah aset militer AS di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Yordania.

Namun, arah pasar berbalik setelah beredar laporan bahwa Qatar dan Pakistan tengah memediasi pembicaraan antara Washington dan Teheran. Prospek dimulainya kembali negosiasi membuat kekhawatiran investor terhadap potensi gangguan pasokan energi mulai mereda.

Sehari sebelumnya, harga minyak justru mencatat lonjakan tajam. WTI menguat 4,4 persen, menjadi kenaikan harian terbesar sejak 1 Juni, sedangkan Brent melonjak 5,4 persen, tertinggi sejak 4 Mei. Reli tersebut dipicu pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut gencatan senjata dengan Iran telah berakhir serta mengancam akan kembali memberlakukan blokade angkatan laut AS.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya