Berita

Kapal tanker Very Large Crude Carrier (VLCC) Pertamina Pride. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz

KAMIS, 09 JULI 2026 | 21:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina (Persero) memastikan kapal tanker Very Large Crude Carrier (VLCC) Pertamina Pride berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman. Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga pasokan minyak mentah bagi kebutuhan kilang nasional di tengah dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah.

Kapal Pertamina Pride bertolak dari Teluk Arab pada Selasa, 7 Juli 2026 pukul 13.00 waktu Dubai atau 16.00 WIB dan berhasil melintasi Selat Hormuz pada Rabu, 8 Juli 2026 pukul 00.15 WIB. Sebelumnya, kapal tanker Gamsunoro juga telah lebih dahulu melewati Selat Hormuz dengan aman pada 24 Juni 2026.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengatakan, keberhasilan pelayaran Pertamina Pride tidak terlepas dari penerapan manajemen risiko yang komprehensif serta koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran.


"Pertamina berterima kasih atas dukungan penuh Kementerian Luar Negeri dan KBRI Teheran. Berkat kerja sama tersebut, Kapal Gamsunoro dan Pertamina Pride dapat keluar dari kawasan Teluk Arab dengan aman. Ini menunjukkan sinergi yang baik seluruh pemangku kepentingan dalam mengelola risiko sehingga pasokan minyak mentah untuk kebutuhan kilang nasional tetap terjaga," kata Baron dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 9 Juli 2026.

Selama pelayaran, kapal dipantau selama 24 jam penuh. Awak kapal terus berkoordinasi dengan tim di darat yang bersiaga di crisis center PT Pertamina International Shipping untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan berjalan optimal.

"Keselamatan awak kapal menjadi prioritas utama. Alhamdulillah seluruh kru Pertamina Pride berada dalam kondisi aman dan kapal dapat melanjutkan pelayaran sesuai rencana menuju Indonesia," ujarnya.

Baron menjelaskan, VLCC Pertamina Pride mengangkut sekitar 2 juta barel minyak mentah yang diperuntukkan bagi Kilang Cilacap. Kapal tersebut diperkirakan tiba di Indonesia pada 23 Juli 2026.

"Pasokan minyak mentah yang diangkut Pertamina Pride sangat penting bagi ketahanan energi nasional. Dengan dukungan armada dan sistem pemantauan yang terintegrasi, Pertamina berkomitmen memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap aman, andal, dan berkelanjutan," tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya