Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.(Foto: RMOL/Bonfilio)

Presisi

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Diduga Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

KAMIS, 09 JULI 2026 | 00:50 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kortas Tipikor Polri beserta jajaran Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di 12 titik dalam kasus dugaan korupsi meliputi suap, pencucian uang, sampai dengan gratifikasi menyangkut tiga objek kasus yakni PLN batu bara yang menyebabkan black out, korupsi asuransi Asabri dan Jiwasraya tahun 2020 sampai 2025, dan kasus dugaan pencucian uang dalam penyelesaian utang PT. CBS kepada PT. KNI.

"Penggeledahan dilakukan di 12 lokasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 8 Juli 2026.

Di antaranya, di PT CBS, Cengkareng Timur, Jakarta Barat; PT CBS (Kantor Pusat), Penjaringan, Jakarta Utara, PT KNI di kawasan Petojo Selatan, Jakarta Pusat; Rumah MN di Serpong Utara, Tangerang Selatan; Kafe de’Clan Signature di Cipete, Jakarta Selatan; dan Koin Money Changer, Cipete Selatan, Jakarta Selatan.


Selanjutnya, Rumah Sdr. TK, Mega Kuningan, Jakarta Selatan; Kantor/Grup DMG/CP, Kuningan, Jakarta Selatan; PT PML di Karet Kuningan, Jakarta Selatan; Rumah Sdr. DR, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan; Rumah Sdri. MILDK di Apartemen Pacific Place dan Rumah di Sentul Kabupaten Bogor.

“Nanti semua penggeledahan itu akan kita rangkum, kita akan sampaikan update,” tegas Budi. 

Sejauh ini, hasil geledah di Kafe de'CLAN Signature dan Koin Money Changer daerah Cipete, Jakarta Selatan yakni 3.130.000 Dolar Singapura dalam pecahan 100 Dolar Singapura dan 889.965 Dolar AS, serta Rp259.159.000. Jika ditotal jumlahnya mencapai Rp60 miliar. 

Sementara untuk di money changer, disita Rp7,2 miliar dari 16 pack uang asing. 

Namun, dalam 12 titik penggeledahan hari ini tidak ada daftar rumah mewah dari Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah yang terletak di Jalan Radio I, Kramat Pela, Jakarta Selatan.

Meskipun, tidak ada aktivitas dari penyidik Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya di sekitar Rumah Febrie. Namun, rumah petinggi Kejagung turut dijaga ketat prajurit TNI bersenjata.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya