Berita

MoU Telkom University (TelU) dan National University of Singapore (NUS) pada Senin, 6 Juli 2026. (Foto: Humas Telkom)

Bisnis

Kolaborasi TelU dan NUS Perkuat Ekosistem Talenta Digital

RABU, 08 JULI 2026 | 06:36 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem talenta digital dan inovasi nasional seiring meningkatnya kebutuhan akan talenta digital yang unggul dan berdaya saing global melalui kolaborasi strategis dengan berbagai institusi terkemuka dunia. 

Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kerja sama antara Telkom University (TelU) dan National University of Singapore (NUS). Dokumen Nota Kesepahaman atau MoU sebelumnya telah ditandatangani secara sirkuler oleh kedua belah pihak.

Sebagai penanda dimulainya implementasi kolaborasi, pada Senin, 6 Juli 2026, TelU dan NUS menggelar seremoni kerja sama di Telkom University Kampus, Jakarta. Kerja sama ini menjadi landasan bagi kedua institusi untuk mengembangkan kolaborasi di bidang pendidikan, riset, inovasi, hingga talenta digital. 


Ruang lingkup kerja sama meliputi graduate certificate programme, student and faculty mobility, joint research, serta kolaborasi pada bidang Artificial Intelligence (AI), digital business, sustainability, Internet of Things (IoT), cybersecurity, logistic & supply chain management, data center, dan cloud computing.

Melalui berbagai program tersebut, kedua institusi diharapkan dapat memperluas pertukaran pengetahuan, kapasitas riset serta menghasilkan talenta yang semakin relevan dengan kebutuhan industri digital yang berkembang pesat. 

Terjalinnya kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari inisiatif yang diprakarsai Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI dalam memperkuat kerja sama Indonesia–Singapura di bidang ekonomi digital dan pengembangan talenta.

Kemitraan dengan National University of Singapore (NUS) merupakan langkah strategis bagi Telkom dalam memperkuat pengembangan talenta digital dan kapasitas riset yang relevan dengan kebutuhan industri. 

Reputasi NUS sebagai salah satu universitas terbaik dunia, termasuk posisinya di peringkat ke-8 QS World University Rankings 2026, membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi Telkom University sebagai bagian dari ekosistem Telkom Group, mulai dari penguatan kurikulum, pengembangan dosen, hingga peningkatan riset terapan. 

Melalui kerja sama ini, Telkom berharap sinergi antara dunia pendidikan dan industri dapat semakin kuat untuk mendukung transformasi digital perusahaan sekaligus pengembangan ekosistem talenta digital nasional. 

Direktur Strategic & Business Development Telkom Seno Soemadji menyampaikan kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Telkom dalam membangun ekosistem inovasi yang menghubungkan dunia pendidikan, industri, pemerintah, dan mitra global untuk mempercepat lahirnya talenta digital yang mampu bersaing di tingkat internasional. 

“Transformasi digital tidak hanya membutuhkan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga talenta kelas dunia serta ekosistem inovasi yang kuat," kata Seno dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026. 

Ia menyampaikan kolaborasi antara Telkom University dan National University of Singapore merupakan langkah strategis untuk memperluas akses talenta Indonesia terhadap jejaring global, pengetahuan, dan praktik terbaik dunia. 

Menurutnya, sebagai perusahaan digital telekomunikasi terdepan di Indonesia, Telkom memiliki peran yang lebih luas dari sekadar penyedia layanan digital

“Melalui sinergi ini kami ingin terus menumbuhkan talenta yang akan menjadi penggerak transformasi digital Indonesia,” pungkas Seno.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya