Berita

Ilustrasi bilik suara. (Foto: RMOL)

Politik

Daftar Pemilih di Jakarta Tembus 8,23 Juta Orang

SELASA, 07 JULI 2026 | 07:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mencatat jumlah Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) di Ibu Kota mencapai 8.234.745 orang hingga akhir semester pertama 2026. Dari jumlah tersebut, 4.061.651 merupakan pemilih laki-laki dan 4.173.094 pemilih perempuan.

Data itu disampaikan Ketua KPU DKI Jakarta, Wahyu Dinata, dalam Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Senin, 6 Juli 2026.

"Rekapitulasi data pemilih dihimpun dari pemutakhiran yang dilakukan jajaran KPU tingkat kota dan kabupaten di Jakarta," kata Wahyu.


Sebaran pemilih terbanyak berada di Jakarta Timur dengan 2.387.647 pemilih, disusul Jakarta Barat sebanyak 1.918.708, Jakarta Selatan 1.751.287, Jakarta Utara 1.354.252, Jakarta Pusat 801.448, dan Kepulauan Seribu 21.393 pemilih.

Dalam proses pemutakhiran, KPU juga mencoret 29.217 pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat. Rinciannya, 11.111 pemilih meninggal dunia, 17.862 pindah domisili, 43 berstatus anggota TNI, 32 anggota Polri, dan satu orang warga negara asing (WNA).

Di sisi lain, KPU mencatat penambahan 68.158 pemilih baru, yang terdiri atas 34.546 laki-laki dan 33.612 perempuan.

Selain itu, jumlah pemilih penyandang disabilitas di Jakarta tercatat mencapai 58.510 orang, meliputi penyandang disabilitas fisik, intelektual, mental, tunarungu, tunanetra, dan tunawicara.

Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan dilakukan KPU secara berkala untuk memastikan data pemilih tetap akurat dan mutakhir. 

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas daftar pemilih sebagai dasar pelaksanaan pemilu maupun pemilihan kepala daerah, sehingga setiap warga yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya, sementara data yang tidak lagi memenuhi syarat dapat segera diperbarui.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya