Berita

Pejabat Gubernur Sementara BI Destry Damayanti saat meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI). (Foto: Dok BI)

Bisnis

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

SENIN, 17 AGUSTUS 2026 | 15:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Indonesia (BI) bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) resmi meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) untuk segmen nasabah ritel atau perorangan.

Instrumen pembayaran berbasis fasilitas kredit ini menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mengakses pembiayaan, dengan seluruh proses transaksi dilakukan di dalam negeri melalui Infrastruktur Sistem Pembayaran Nasional.

Pejabat Gubernur Sementara BI Destry Damayanti mengatakan, KKI dihadirkan sebagai opsi pembayaran kredit domestik yang dapat mendorong aktivitas ekonomi nasional.


Sebelumnya, KKI hanya tersedia untuk segmen pemerintah. Seluruh transaksi KKI pemerintah diproses secara domestik melalui Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).

"Implementasi Kartu Kredit Indonesia sebagai alternatif instrumen (deferred payment) domestik yang efisien, prudent, dan berintegrasi dengan Infrastruktur Sistem Pembayaran Nasional," ujar Destry di Kantor BI, Jakarta, Senin 17 Agustus 2026.

Sementara itu, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Ryan Rizaldy menjelaskan, pengembangan KKI untuk nasabah ritel dilakukan secara bertahap.

Pada tahap pertama, KKI hadir dalam bentuk kartu digital yang dapat digunakan sebagai sumber dana untuk transaksi QRIS. Pengembangan berikutnya akan mencakup pembayaran online hingga kartu fisik.

"Pada tahap awal, yaitu hari ini 17 Agustus 2026, KKI diterbitkan dalam bentuk kartu digital sebagai sumber dana transaksi QRIS. Transaksi ini bisa dilakukan dengan QRIS scan, ataupun QRIS tanpa pindai atau yang kita kenal dengan istilah QRIS tap," kata Ryan.

Sejumlah Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) juga telah meluncurkan KKI pada tahap awal tersebut. PJP yang menyediakan KKI antara lain BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Permata Bank, dan Bank Mega.

Selain itu, Bank Syariah Indonesia (BSI) turut mengembangkan KKI dengan skema pembayaran berbasis syariah.

"Termasuk juga Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) telah meluncurkan KKI di tahap pertama yaitu BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Permata Bank, Bank Mega, dan termasuk juga BSI yang mengembangkan untuk skema pembayaran syariah," pungkas Ryan.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya