Berita

Media Gathering Bank Mandiri Taspen di Bali, Sabtu, 4 Juli 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

SENIN, 06 JULI 2026 | 23:07 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Perubahan pola pembiayaan pensiunan mulai terlihat. Bank Mandiri Taspen mencatat sekitar 75 persen kredit yang disalurkan kepada pensiunan kini dimanfaatkan untuk kegiatan usaha produktif, bukan lagi sekadar memenuhi kebutuhan konsumtif.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan mengubah paradigma pensiun agar nasabah tetap memiliki sumber penghasilan setelah berhenti bekerja melalui berbagai program kewirausahaan dan pendampingan usaha.

Division Head Consumer Loan Bank Mandiri Taspen, Erlinda Rusda, mengatakan bank tidak lagi mendorong pensiunan menggunakan pinjaman untuk kebutuhan konsumtif, melainkan membangun usaha yang bisa menjadi sumber pendapatan.


"Hampir 75 persen yang disalurkan adalah kredit produktif. Jadi mostly mereka mengajukan kredit itu untuk usaha," ujar Erlinda dalam Media Gathering Bank Mandiri Taspen di Bali, Sabtu, 4 Juli 2026.

Menurut dia, edukasi kepada calon pensiunan sudah dimulai sejak sebelum memasuki masa pensiun. Bank Mandiri Taspen menyediakan berbagai paket usaha bekerja sama dengan sejumlah mitra, seperti Indogrosir, TIKI, Tahuku dan lainnya agar nasabah memiliki pilihan bisnis dengan modal yang terjangkau.

Selain memperoleh akses pembiayaan, para pensiunan juga mendapatkan pelatihan kewirausahaan, pendampingan dari sekitar 60 mentor yang tersebar di berbagai daerah, hingga akses pasar melalui skema kemitraan.

"Kami mengedukasi nasabah supaya mereka mengajukan kredit bukan untuk konsumtif, tapi bagaimana mereka bisa mengajukan kredit untuk hal-hal yang produktif," jelas Erlinda.

Ia menambahkan, sebagian paket usaha bahkan dapat dimulai dengan modal relatif kecil, mulai sekitar Rp2 juta hingga Rp55 juta, sehingga dinilai lebih realistis bagi pensiunan yang baru memulai usaha.

Strategi serupa juga diperkuat melalui penyaluran pembiayaan produktif bagi pelaku UMKM. Department Head Retail, Micro Loan & Recovery, I B Kt Wisnem Mahardika atau Guswis mengatakan perseroan terus memperluas akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro, KUR Super Mikro, hingga Kredit Program Perumahan yang mendukung kegiatan usaha.

Menurut dia, KUR Super Mikro ditujukan bagi pelaku usaha yang baru berkembang dengan plafon pinjaman hingga Rp10 juta dan bunga tiga persen per tahun, sedangkan KUR Mikro menyediakan pembiayaan hingga Rp100 juta tanpa agunan tambahan sesuai ketentuan pemerintah.

"Bank Mandiri Taspen juga mendukung program pemerintah untuk meningkatkan UMKM. Kami menjadi salah satu penyalur aktif KUR sejak 2019 sampai saat ini," ujar Guswis.

Ia menambahkan, sekitar 90 persen portofolio pembiayaan Bank Mandiri Taspen saat ini telah masuk dalam kategori pembiayaan UMKM, termasuk kredit produktif bagi pensiunan yang menjalankan usaha.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya