Berita

Konferensi pers Milad ke-14 HNI, di Plaza HNI, Jalan Laksamana Malahayati, Jakarta Timur. (Foto: Istimewa)

Bisnis

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

SABTU, 15 AGUSTUS 2026 | 23:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Halal Network International (HNI) berkomitmen terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi terhadap perekonomian nasional. 

Memasuki usia ke-14 tahun, HNI tidak hanya berfokus pada pencapaian angka bisnis, tetapi juga pada dampak yang dihasilkan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Direktur Utama HNI, Agung Yulianto mengatakan, usia 14 tahun menjadi momentum bagi perusahaan untuk melihat kembali perjalanan bisnis sekaligus memaknai lebih jauh pencapaian yang sudah diraih.


Menurutnya, berbagai capaian HNI selama 14 tahun, mulai dari omzet, jumlah anggota, cakupan negara, hingga jumlah produk, merupakan bagian penting dalam perjalanan perusahaan. Namun, angka tersebut bukan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan.

"Terpenting adalah bagaimana ketika HNI itu membesar dan bertumbuh, juga memberikan kebermanfaatan untuk masyarakat, bangsa, dan negara," kata Agung di Plaza HNI, Jakarta Timur, Sabtu 15 Agustus 2026.

Agung menjelaskan, hingga saat ini omzet HNI mencapai sekitar Rp960 miliar sebelum pajak pertambahan nilai (PPN). Jika dihitung bersama PPN, nilainya mendekati Rp1,2 triliun.

Pertumbuhan tersebut, kata Agung, tidak hanya menggambarkan aktivitas bisnis perusahaan, tetapi juga menunjukkan besarnya ekosistem ekonomi yang bergerak di belakang setiap produk HNI yang terjual.

Menurutnya, satu produk HNI melibatkan rantai pasok yang cukup panjang, mulai dari petani, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) produsen, logistik, distributor, hingga para entrepreneur yang memasarkan produk.

"Jadi mereka semua harus mendapatkan kebermanfaatan," kata Agung.

Menurutnya, HNI juga ingin membangun kualitas sumber daya manusia melalui konsep people business. Untuk itu, perusahaan tidak semata-mata mendorong anggotanya untuk mendapatkan penghasilan, tetapi juga membentuk individu yang memiliki integritas dan kapasitas yang semakin baik.

"Kebermanfaatannya bukan sekadar penghasilan yang lumayan. Tapi memang harus membentuk orang-orang yang semakin berkualitas, baik dari integritasnya maupun dari kapasitasnya," kata Agung.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya