Berita

Ilustrasi Daerah Terdingin di Pulau Jawa saat Kemarau 2026 (Sumber: Gemini Generated Image)

Nusantara

Bediding Mulai Terasa, Ini Daftar Daerah Terdingin di Pulau Jawa saat Kemarau 2026

SENIN, 06 JULI 2026 | 21:41 WIB | OLEH: TIFANI

Musim kemarau 2026 mulai membawa perubahan cuaca di berbagai wilayah Indonesia. Salah satu fenomena yang kini banyak dirasakan masyarakat adalah suhu udara yang semakin dingin, terutama pada malam hingga dini hari.

Fenomena ini mulai terjadi di sejumlah daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur seiring semakin dominannya musim kemarau. Meski membuat udara terasa lebih dingin dari biasanya, kondisi tersebut bukan merupakan cuaca ekstrem.

Fenomena udara dingin saat musim kemarau ini dikenal dengan istilah bediding. Lalu, apa penyebab bediding dan daerah mana saja yang mengalami suhu paling rendah di Pulau Jawa?


Apa Itu Fenomena Bediding?

Mengutip informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bediding merupakan fenomena penurunan suhu udara yang umum terjadi selama musim kemarau. Fenomena ini muncul ketika langit cerah dengan tutupan awan yang sangat sedikit. 

Pada kondisi tersebut, panas yang tersimpan di permukaan Bumi pada siang hari lebih mudah terlepas ke atmosfer pada malam hari sehingga suhu udara turun lebih cepat. Selain itu, kelembapan udara yang rendah, curah hujan yang semakin berkurang, serta dominannya aliran massa udara kering dari Benua Australia turut memperkuat penurunan suhu udara selama musim kemarau.

Menurut BMKG, fenomena bediding berpotensi terjadi di berbagai wilayah Pulau Jawa, khususnya Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Bediding umumnya terasa lebih kuat di daerah dataran tinggi maupun pegunungan karena proses pelepasan panas pada malam hari berlangsung lebih efektif dibandingkan wilayah dataran rendah.

Meski demikian, fenomena ini tidak terjadi setiap hari secara terus-menerus. Intensitasnya juga dapat berbeda setiap tahun, bergantung pada kondisi atmosfer selama musim kemarau.

Daerah Terdingin di Pulau Jawa Saat Fenomena Bediding

Berikut sejumlah wilayah di Pulau Jawa yang mencatat atau diperkirakan mengalami suhu udara paling rendah berdasarkan data dan prakiraan BMKG.

1. Bromo, Jawa Timur

Kawasan Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo menjadi wilayah dengan suhu terendah. Berdasarkan hasil pengamatan BMKG Jawa Timur melalui Automatic Weather Station (AWS), Automatic Agroclimate Weather Station (AAWS), dan Stasiun Klimatologi Jawa Timur pada periode 1–2 Juli 2026 pukul 07.00 WIB, suhu minimum di AWS Bromo mencapai 5,1 derajat Celsius.

Selain Bromo, beberapa wilayah lain di Jawa Timur juga mencatat suhu udara yang cukup rendah, yaitu:


2. Wonosobo, Jawa Tengah

Kabupaten Wonosobo yang berada di kawasan dataran tinggi menjadi salah satu daerah terdingin di Jawa Tengah saat fenomena bediding berlangsung.

Berdasarkan prakiraan BMKG, suhu udara di sejumlah wilayah Wonosobo diperkirakan berada pada kisaran 14–17 derajat Celsius selama sepekan ke depan.

3. Temanggung, Jawa Tengah

Kabupaten Temanggung juga diperkirakan mengalami penurunan suhu udara yang cukup signifikan. Dalam beberapa hari ke depan, suhu minimum diprediksi berada pada kisaran 13–19 derajat Celsius.

4. Magelang, Jawa Tengah

Wilayah Magelang turut merasakan dampak fenomena bediding. Suhu udara harian di daerah ini berkisar antara 16 derajat Celsius hingga di atas 20 derajat Celsius, terutama di kawasan dataran tinggi.

5. Salatiga, Jawa Tengah

Kota Salatiga diperkirakan mengalami suhu udara minimum sekitar 16–19 derajat Celsius. Udara yang lebih sejuk umumnya terasa pada malam hingga menjelang pagi.

6. Garut, Jawa Barat

Di Jawa Barat, Kabupaten Garut menjadi salah satu daerah yang diperkirakan mengalami suhu udara cukup rendah selama musim kemarau. Beberapa wilayah di Garut diprediksi memiliki suhu minimum antara 11–17 derajat Celsius.

7. Ciwidey, Jawa Barat

Kawasan wisata Ciwidey di Kabupaten Bandung juga mulai merasakan udara yang semakin dingin. Suhu udara rata-rata berada di kisaran 15 derajat Celsius dan diperkirakan dapat turun lebih rendah pada dini hari, terutama saat langit cerah.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya