Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: tangkapan layar)

Politik

Mahfud Kritik Jawaban Purbaya yang Dinilai Songong

SENIN, 06 JULI 2026 | 12:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mengkritik respons Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menjawab pertanyaan Podcaster Denny Sumargo mengenai penggunaan uang pajak untuk mendukung program pemerintah, salah satunya Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).

Purbaya Yudhi Sadewa menjadi bintang tamu dalam podcast CURHAT BANG yang dipandu Denny Sumargo alias Densu dan tayang pada 2 Juli 2026. 

Menurut Mahfud, jawaban Purbaya tidak mencerminkan sikap seorang pejabat publik. Ia menilai pertanyaan Denny bukan mewakili kepentingan pribadi, melainkan suara masyarakat sebagai pembayar pajak.


"Agaknya kurang tepat ketika ditanya tentang penggunaan uang pajak untuk Kopdes oleh Densu," kata Mahfud lewat akun X miliknya, Senin, 6 Juli 2026.

Ia kemudian menyinggung jawaban Purbaya yang menjadi sorotan publik.

"Menkeu Purbaya menjawab dengan songong, 'Apa Anda bos saya?'" ujar Mahfud menirukan Purbaya.

Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi itu menegaskan, Denny Sumargo berhak mengajukan pertanyaan tersebut karena mewakili kepentingan masyarakat yang membayar pajak kepada negara.

"Densu itu mewakili pembayar pajak," tegas Mahfud.

Dalam podcast itu, Purbaya membahas berbagai isu strategis, mulai dari kondisi APBN, kinerja Bea Cukai, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, hingga pandangannya mengenai gaya kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Meski diskusi berlangsung panjang dan membahas beragam topik, perhatian publik justru tertuju pada momen ketika Denny mempertanyakan penggunaan uang pajak untuk program Kopdes. Respons Purbaya terhadap pertanyaan tersebut kemudian memicu beragam komentar di media sosial, termasuk kritik dari Mahfud MD.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya