Berita

Festival Budaya dan Seni Betawi dalam rangka memperingati HUT ke-499 Jakarta dan Lebaran Anak Yatim yang digelar Bang Japar Komando Kecamatan Kalideres. (Foto: Dok. Bang Japar)

Nusantara

Festival Budaya Betawi dan Lebaran Anak Yatim Digelar di Kalideres

SENIN, 06 JULI 2026 | 09:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kemajuan Jakarta menuju kota global harus tetap berjalan beriringan dengan pelestarian budaya, penguatan gotong royong, dan kepedulian sosial.

Pasalnya, kota yang maju tidak hanya dibangun dengan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga dengan identitas budaya yang kuat serta solidaritas antarwarganya.

Demikian disampaikan Ketua Umum Bang Japar yang juga Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris pada penyelenggaraan Festival Budaya dan Seni Betawi dalam rangka memperingati HUT ke-499 Jakarta dan Lebaran Anak Yatim yang digelar Bang Japar Komando Kecamatan Kalideres pada Sabtu-Minggu, 4-5 Juli 2026, Jakarta Barat.


“Kemajuan harus tetap berjalan bersama kekuatan budaya, semangat gotong royong, dan kepedulian sosial. Jakarta boleh terus berkembang, tetapi akar budaya dan rasa kemanusiaannya harus tetap kuat,” kata Fahira dalam keterangannya, Senin 6 Juli 2026.

Menurutnya, festival ini berhasil mempertemukan beberapa semangat kebaikan sekaligus, yaitu pelestarian budaya Betawi, penguatan silaturahmi warga, pemberdayaan UMKM dan kuliner lokal, serta berbagi kebahagiaan bersama anak-anak yatim.

“Budaya dirawat, silaturahmi diperkuat, ekonomi warga digerakkan, dan kebahagiaan dibagikan. Inilah bentuk kegiatan masyarakat yang menurut saya sangat bermakna karena manfaatnya dirasakan dari banyak sisi,” kata Fahira.

Festival tersebut menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari lomba mewarnai untuk anak-anak, pentas seni dan budaya Betawi, penampilan Sueb The Reborn, pertunjukan lenong, kuliner dan jajanan khas Betawi, hingga rangkaian kegiatan Lebaran Anak Yatim.

Fahira mengatakan, panggung-panggung budaya seperti ini perlu terus diperbanyak di berbagai wilayah Jakarta. Pelestarian budaya Betawi tidak cukup hanya dilakukan melalui seremoni, tetapi harus dihadirkan sebagai pengalaman hidup yang dekat dengan masyarakat dan menarik bagi generasi muda.

“Budaya Betawi bukan sekadar warisan masa lalu. Budaya Betawi adalah identitas, kebanggaan, dan kekuatan Jakarta," kata Fahira.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya