Berita

Ilustrasi Rupiah (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Mengamankan Aset Keluarga dari Risiko Lonjakan Biaya Kesehatan

SENIN, 06 JULI 2026 | 08:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Membangun stabilitas keuangan membutuhkan perjuangan dan waktu yang tidak sebentar. Namun, sebuah risiko kesehatan yang datang tiba-tiba bisa menghapus seluruh hasil kerja keras tersebut dalam sekejap. 

Tanpa proteksi yang memadai, tidak sedikit keluarga yang terpaksa menguras tabungan hingga menjual aset berharga seperti kendaraan dan rumah demi menutupi lonjakan tagihan rumah sakit yang mencapai ratusan juta Rupiah.

Dalam ketidakpastian hidup, memprioritaskan proteksi kesehatan sejak dini bukan lagi sekadar pilihan finansial, melainkan sebuah kebutuhan krusial untuk menjaga ketenangan jiwa keluarga.


Menghadapi risiko kesehatan yang bisa datang kapan saja, asuransi syariah hadir menawarkan solusi perlindungan yang berlandaskan pada kepedulian sesama. Prinsip gotong royong (ta'awun) melalui pengelolaan dana tabarru’ menjadi esensi utama bagaimana para peserta dapat saling menopang saat musibah melanda.

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Gautama, menegaskan komitmen mendalam perusahaan dalam mengawal amanah perlindungan ini.

“Ketenangan keluarga adalah amanah yang kami jaga. Kami hadir sebagai ‘Satu yang Melindungi’, memastikan setiap keluarga tidak menghadapi ketidakpastian sendirian," katanya, dalam keterangan yanhg dikutip redaksi di Jakarta, Senin 6 Juli 2026. 

Vivin menjelaskan, melalui prinsip saling melindungi dan tolong-menolong (ta’awun), proteksi bukan hanya menjadi ikhtiar finansial, tetapi juga wujud kepedulian yang menghadirkan ketenangan jiwa dan keberkahan bagi masa depan keluarga. 

Bukti nyata dari komitmen pengamanan finansial ini tercermin dari rekam jejak Prudential Syariah. Sejak berdiri mandiri pada tahun 2022 hingga 2025, perusahaan telah menyalurkan santunan klaim sebesar Rp8,5 triliun kepada lebih dari 300 ribu peserta. Angka ini menjadi bukti konkret bagaimana pengelolaan dana yang amanah dan tepat sasaran mampu menjadi sandaran finansial yang kuat bagi masyarakat.

Pentingnya memiliki proteksi kesehatan yang menyeluruh dirasakan langsung oleh Ronald. Berangkat dari cerita kerabatnya yang mengalami krisis keuangan akibat sakit, Ronald memutuskan untuk mendaftarkan seluruh anggota keluarganya ke dalam perlindungan Prudential Syariah. 

Keputusan ini terbukti menjadi penyelamat terbesar keluarganya di kemudian hari melalui dua peristiwa kritis, yaitu saat krisis pandemic Covid 19 (Varian Delta) di mana ia harus dirawat intensif di ICU selama hampir dua minggu dengan total biaya medis menyentuh Rp500 juta. Kemudian, darurat operasi empedu pecah, yang mengharuskannya segera dioperasi dengan biaya sekitar Rp150 juta.

“Alhamdulilah, klaim berjalan lancar," kata Ronald.  Semua tindakan berhasil ditanggung oleh Prudential Syariah. 

Selain sistem klaim yang sesuai dengan syarat dan ketentuan polis, Ronald juga menekankan bahwa kehadiran tenaga pemasar yang sigap membantu administrasi dan memberikan ketenangan psikologis adalah faktor penting di masa-masa sulit tersebut.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya