Berita

Rekaman CCTV saat pikap yang dikendarai bocah 11 tahun menabrak puluhan biksu yang berjalan (Foto: X)

Dunia

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

JUMAT, 03 JULI 2026 | 15:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tragedi memilukan terjadi di Provinsi Mukdahan, Thailand timur laut, setelah sebuah truk pikap yang dikemudikan bocah berusia 11 tahun menabrak rombongan biksu Buddha yang tengah menjalani prosesi ziarah. 

Hingga Jumat, 3 Juli, jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 10 orang.

Berdasarkan laporan dari Rumah Sakit Mukdahan, lima biksu dinyatakan tewas di lokasi kejadian, sementara lima lainnya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis. 


Sebanyak 10 korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit, dengan dua orang berada dalam kondisi kritis dan delapan lainnya mengalami luka-luka.

Insiden itu terjadi ketika rombongan yang terdiri atas 35 biksu dan lima umat awam sedang berjalan di tepi jalan dalam rangka ziarah keagamaan pada Kamis, 2 Juli 2026.

Kepolisian mengungkapkan kendaraan yang menabrak mereka dikemudikan seorang bocah berusia 11 tahun yang membawa mobil milik orang tuanya tanpa izin.

Kepala Kepolisian Provinsi Mukdahan, Mayor Jenderal Pairoj Thaiphutra, mengatakan bocah tersebut merupakan anak berkebutuhan khusus yang telah mengemudikan kendaraan sejauh sekitar 10 kilometer sebelum akhirnya menghantam rombongan biksu.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Kota Mukdahan, Prayut Ruanthongkam, mengatakan penyidik belum dapat meminta keterangan dari bocah tersebut. 

"Bocah itu tidak dapat memberikan keterangan kepada polisi," ujar Prayut.

Prayut menambahkan, bocah itu telah dirujuk ke otoritas kesejahteraan anak untuk menjalani asesmen dengan didampingi ibunya. 

Polisi juga masih menghimpun kesaksian dari para biksu yang selamat sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Berdasarkan ketentuan hukum di Thailand, anak yang berusia di bawah 12 tahun tidak dapat dimintai pertanggungjawaban pidana. 

Perwakilan Wat Roi Phra Phutthabat Phu Manorom menyatakan kuil tersebut kini menampung para biksu yang selamat dan masih menjalani pemulihan bersama para pengikut lain yang ikut dalam prosesi keagamaan tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya