Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Nusantara

Menkop: Aduan Lokasi Kopdes Merah Putih Tak Sampai 10 Kasus

JUMAT, 03 JULI 2026 | 12:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan laporan masyarakat mengenai lokasi Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang dinilai kurang ideal hanya mencakup sebagian kecil dari keseluruhan proyek yang sedang berjalan.

Menurut Ferry, jumlah aduan yang diterima tidak mencapai 10 lokasi, sementara pembangunan Kopdes Merah Putih saat ini telah berlangsung di puluhan ribu titik.

"Kalau jumlahnya saya sudah hitung dari semua masukan masyarakat atau yang ada di media sosial, jumlahnya kurang dari 10 dari 30 ribu yang sedang dibangun," kata Ferry dalam jumpa pers di Jakarta, dikutip Jumat 3 Juli 2026. 


Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas sejumlah unggahan di media sosial yang menyoroti lokasi beberapa Kopdes Merah Putih. Dalam sejumlah video, terdapat koperasi yang dinilai berada di lokasi kurang strategis, seperti di lereng perbukitan, menghadap area persawahan, berdampingan dengan koperasi lain, maupun berada di dekat area pemakaman.

Meski demikian, Ferry menilai temuan tersebut tidak dapat dijadikan gambaran umum pelaksanaan program karena hanya mencakup sebagian kecil dari total pembangunan yang berlangsung.

Ia menegaskan pemerintah tetap akan menindaklanjuti setiap laporan melalui proses verifikasi dan validasi sebelum menentukan langkah lanjutan.

Ferry menjelaskan, penentuan lokasi Kopdes Merah Putih sejak awal merupakan hasil musyawarah antara pemerintah desa dan masyarakat setempat. Karena itu, apabila setelah proses verifikasi lokasi tersebut dinilai kurang sesuai, pemerintah akan kembali berkoordinasi dengan warga dan kepala desa untuk mencari solusi terbaik.

"Kami akan pikirkan, kami akan carikan solusinya sekiranya memang itu dianggap kurang," katanya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan relokasi, Ferry menegaskan pemerintah belum mengambil keputusan. Menurutnya, seluruh opsi masih menunggu hasil verifikasi yang melibatkan kementerian terkait, pemerintah daerah, serta masyarakat desa.

"Nanti kami pikirkan, kami cari solusinya. Tapi itu kan ada proses verifikasi, validasi melibatkan pemerintah, lembaga yang lain juga. Kita akan kembali bermusyawarah dengan masyarakat desa dan kepala desanya juga," ujarnya.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya